CAN'T GET OVER YOU [COMPLETED]

CAN'T GET OVER YOU [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 2,539
  • WpVote
    Votes 306
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 1, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Ps: Cover's credit to the owner. CAN'T GET OVER YOU Suara desingan angin memekakkan telingaku. Penglihatanku memudar, tubuhku terasa begitu ringan - semakin ringan hingga aku tak mampu merasakan sendiri berat tubuhku. Melayang...dengan cepat. Merasuk dalam putaran angin yang begitu kencang. Ketika aku berhasil kembali merasakan keberadaan tubuhku, justru rasa sakit yang amat sangat melanda. Aku terhempas, begitu keras. Rasa sakit yang pertamakali aku rasakan, tetesan air mata yang pertamakali mengalir di wajahku, dan...pertamakalinya aku merasakan tubuhku terluka; berdarah. Tatapanku berubah menjadi sayu - tak sanggup melihat langit yang kini terlihat begitu jauh di atasku. Langit gelap yang tak lagi menerimaku. Langit yang bahkan tak berbintang. Rembulan terlihat begitu kecil dari sini. Menyedihakan. Tempat yang kuanggap rumah selama ini, melepaskanku. Inikah yang aku inginkan? Aku bisa melihat bulu-bulu dari sayapku bertebaran tak menentu. Aku juga dapat merasakan sayapku menyakitiku. Aku menoleh kearah sayap kananku, terlihat begitu jelek. Patah - tak berbentuk. Apakah aku akan lenyap untuk selamanya? Kesadaranku lambat laun menghilang. Mataku terpejam bersamaan dengan teriakan melengking dari seseorang. Aku tak tahu apa yang akan terjadi. Pertamakalinya aku merasakan lelah - sangat lelah...
All Rights Reserved
#33
sunggyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • The CHOICE
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Save and Protect
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • I'am you 『Chaelix』✔✔
  • WINTER~ JJK X YOU SEASON 2
  • BATAS TAKDIR {On Going}

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines