♡Prolog
Aku memandangnya dari kejauhan, tak ku sangka mata sipitnya ternyata diam-diam sedang memandangiku dengan senyumnya..
Ya senyumnya begitu menawan di mataku. Tanpa sadar bibirku pun ikut menyungingkan senyum membalasnya. Oh andai kalian tahu diam-diam ternyata aku sudah lama mengaguminya, sosok yang begitu dingin di mata orang lain, tapi begitu menawan di mataku. Entah apa yang membuat pancaran auranya begitu memukau saat ku pandang mata sipitnya yang teduh.
♡Sebelum Aku Mengenalnya...
Pagi itu ketika suasana kelasku begitu membosankan, sembari kami menunggu guru masuk kelas, tiba-tiba teman kelasku berkata, "Vi itu lho kamu dicari lampu" kata surya dan abi, Ya mereka adalah salah satu temanku yang terkenal bandel dan jahil.
Lampu?? lampu gimana maksudnya? jawabku sambil berpikir. Oh ya sedikit cerita aku adalah salah satu santri putri baru yang duduk di kelas 1 Tsanawiyah atau setingkat SMP di pondok modern yang ada di daerah jawa tengah. Meskipun statusku sebagai santri tetapi ketika sekolah, kami tetap dijadikan satu kelas dengan santri putra.
Saat mereka meledek'ku, aku pun menoleh ke belakang dan ternyata ada seorang anak lelaki berbaju koko biru sedang malu-malu memerhatikanku dari balik pintu kelasnya. Tanpa sadar aku mengerutkan alis ku tanda curiga, siapa orang ini? batinku berkata.
Rasanya semenjak hari itu aku mulai penasaran dengannya. Siapa dia? dan mengapa dia begitu malu-malu denganku.
Semenjak saat itu tanpa ku sadari, ternyata dia diam-diam selalu memerhatikanku ketika aku berangkat sekolah, meskipun kami sama sekali tidak pernah saling bertegur sapa tapi aku jadi tahu perasaannya padaku.
Ya cinta monyet, jika saat ini ku kenang awal pertemuan kami.
ini adalah sepenggal kisah ku, kisah kasih kami yang InsyaAllah sebentar lagi aku akan dipersunting oleh "dia" yang dulu begitu malu-malu kucing dihadapanku.Do'akan kami semoga kami dapat segera menghalalkan kisah cinta kami yang sudah hampir terjalin 8 tahun ini.See you next part kaw
⚠️WARNING. THIS BOOK CONSIDERED FOR 19+. PLEASE BE WISE!
_____
Blurb :
Gabriella Aphrodite Ciero, Orang-orang terdekatnya sering memanggilnya Gabbie. Selain suka memasak dan kucing, gadis itu juga suka memperhatikan sahabat Kakaknya, Ares Lucian Mateo. Gabbie tidak pernah tidak terpesona melihat ketampanan dan kharisma pria itu. Sayangnya, Ares tidak begitu memperhatikannya dan hanya menganggap Gabbie sebagai adik dari sahabatnya.
Namun, satu malam merubah segalanya...