Last Chance

Last Chance

  • WpView
    Lecturas 168
  • WpVote
    Votos 41
  • WpPart
    Partes 17
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, sep 30, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
Hati itu sama seperti kaca. Mudah rapuh dan pecah. Jika retak maka akan membekas selamanya. Namun hati yang ini berbeda. Hati ini pecah, pecah, dan terus pecah. Pemiliknya berusaha menyatuan serpihan serpihan hatinya menjadi utuh kembali. Berulang kali. Hingga pada akhirnya, dia menyerah. Pemilik hati itu harus mencari seseorang yang dapat membuat hatinya kembali bersatu meskipun masih membekas retakannya.
Todos los derechos reservados
#33
choices
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lovakarta
  • ENCHANTED | End
  • Sunshine (Hoseok x you)
  • AYGAS (END✔️)
  • One Day After Goodbye
  • Why Stay Away?
  • Unfinished Goodbye
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Complicated Love
  • My Precious Love
Lovakarta

[COMPLETED] Lovakarta #1 Julukannya Hujan istimewa. Soalnya, Hujan yang satu ini selalu di damba-damba. 999 dari 1000 hati menyatakan ketertarikan padanya. Seharusnya, cerita ini mudah. Hujan tinggal pilih saja salah satu dari 999 hati yang ada. Tetapi, Hujan justru mengambil alur susah. Ia malah jatuh cinta pada 1 hati yang menyatakan penolakan mentah-mentah. Rintik yang menggelitik. Gerimis yang manis. Sampai Hujan deras yang melenyapkan panas. Hujan mencoba semua intensitas berusaha membasahi sang hati dengan kesejukannya. Hanya saja, tingkah sang hati yang selalu menghindar dari Hujan membuat jalan cerita jadi rumit pangkat tiga! Menariknya, beribu luka yang diterima Hujan istimewa sama sekali tidak dianggapnya sebagai alasan untuk menyerah... **** [COMPLETED] Lovakarta #2 Kata orang, cinta tak ubahnya sebuah impian. Butuh pengorbanan. Menuntut diperjuangkan. Tapi, pernahkah kau sampai menjadi Hujan sepertiku? Yang terus merintik, hanya untuk membuat dia tertarik. Selalu bersikap semanis gerimis, bahkan setelah berkali-kali ditepis. Juga tidak pernah lelah menderas, meski sama sekali tak dapat balas. Sungguh. Cinta ini bukan hanya menjadi ketidakadilan untukku. Lebih dari itu, aku tersakiti begitu jauh. Sampai tidak bisa membedakan apakah yang sedang kujalani adalah serangkai cerita, atau sekedar sebuah pengalaman terluka? Tapi, walau menjadi Hujan adalah patah hati terbesarku. Semua itu tidak akan membawa pengaruh. Tidak pula merubah sesuatu. Sebab, ujung-ujungnya, aku tetaplah aku. Si Hujan yang cuma tahu satu. Jatuh.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido