Last Chance

Last Chance

  • WpView
    reads 168
  • WpVote
    Stemmen 41
  • WpPart
    Delen 17
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zon, sep. 30, 2018
Hati itu sama seperti kaca. Mudah rapuh dan pecah. Jika retak maka akan membekas selamanya. Namun hati yang ini berbeda. Hati ini pecah, pecah, dan terus pecah. Pemiliknya berusaha menyatuan serpihan serpihan hatinya menjadi utuh kembali. Berulang kali. Hingga pada akhirnya, dia menyerah. Pemilik hati itu harus mencari seseorang yang dapat membuat hatinya kembali bersatu meskipun masih membekas retakannya.
Alle rechten voorbehouden
#26
choices
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Why Stay Away?
  • Far Away [Re-write]
  • Pe(luka)n ✔ [NEW]
  • Love You So Badly
  • Lovakarta
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Remember (Edited)
  • My Precious Love

"Salah gue cinta sama lo? gue bahkan gak tau, sejak kapan perasaan itu ada. Gua bahkan gak ngerti, kenapa gue bisa cinta sama lo. Gue bahkan gak pernah sadar, kalo gue takut kehilangan lo!" [Alea Afsheen Nindya] "Gue kira, gue gak suka dia. Tapi ternyata, semuanya berubah tanpa dia." [Seza Rey Aldebaran] "Ketakutan terbesar gue, bukan takut kehilangan dia. Tapi gue takut, dia kehilangan senyumannya, karena gue." [El-Loco Rayyan Ferdiansyah] "Kadang, orang terdekat adalah sumber patah hati terhebat." [Freyza Zahra Adsila] "Aku akan tetap memilihnya, walau mungkin aku bukan pilihannya." [Afra Geshya Raitama] "Gue gak peduli, semunafik apa lo, karena gue ngerti, kadang cinta membuat kita lupa dengan semuanya." [Randy Al-Mughni]

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen