My Life
  • WpView
    Membaca 314
  • WpVote
    Vote 109
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 9, 2019
KAYLA KANAFA UKAINA "Jika waktu bisa gue ulang, gua bakal ubah semua kehidupan agar kebahagiaan bisa berpihak ke gua.lu gk tau apa yg gua rasakan, lu gak tau put! Lu jahat! Lo cuma mentingin hidup lo!Lo gak tau apa yg gua rasain" dia menghapus semua air matanya yg telah membasahi wajahnya sedari tadi. "gua ga bakal temuin Lo lagi,gua gak akan ganggu hidup Lo lagi ,gua ga akan temuin bunda lagi.gua janji!" Dia menepuk pundak lelaki itu "gua pergi,makasih" sambung nya lagi dan tersenyum tulus lalu berbalik meninggalkan laki laki itu yang sedang mencerna apa yg telah di katakan Jangan cuma baca deskripsi aja dong Kuy baca biar tau apa yg sebenarnya
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DANADYAKSA
  • Langit untuk Asa
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • Sea (n) Sky [End✅]
  • Rintik Hujan
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • Fuck Boy
  • Home?

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan