Nadyra
  • WpView
    Reads 1,236
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 30, 2019
Seorang perempuan biasa, berpenampilan sederhana, mempunyai mimpi serta keinginan setinggi langit. Bahkan ia sendiri tak tahu bisa atau tidak merubah semua itu menjadi kenyataan. Yang ia tahu dirinya harus berjuang sekuat tenaga untuk mewujudkan angan, mimpi, dan kawan-kawannya. Ia harus membuktikan bahwa dia bisa lebih baik dari mereka, yang selalu memandangnya sebelah mata. Jalan memang terbentang luas, namun sayang perjalanan perempuan itu tak semulus yang direncanakan. Tidak semudah yang orang bayangkan. *** Inilah kisah Nadyra Elvira Keysa.... #Awal Publish 2018 #Masih Dalam Proses Pengerjaan (Judul awalnya "Perjalanan Hidup Nadyra" terdapat beberapa perubahan di dalam ceritanya. Tetapi intinya sama) Cerita ini tidak terlalu banyak konflik, jika berkenan silahkan tinggalkan komentar di kolom bawah. Terima kasih.
All Rights Reserved
#47
keinginan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Elira, yang Tak Pernah Dipanggil Pulang
  • NADCHJWA
  • Jejak Luka, Jejak Cinta (TAMAT)
  • ALLAND
  • Dark Mission [COMPLETED/on editing]
  • Di Persimpangan Hati
  • GEMINTANG HATIKU
  • AETERNA  | Selesai✓
  • Nadhira
  • Seandainya Jiwaku Kembali, Akankah Cinta Kita Sama?

Elira bukan anak biasa. Ia tumbuh dalam keheningan, dipeluk oleh kecerdasan yang tak dimengerti, dan tubuh yang selalu menjadi sasaran cemooh. Sejak kecil, ia tahu: dunia tak ramah, dan rumah bukan tempat berlindung. Ketika teman menjauh karena rasa tidak nyaman, dan ketika keluarga sendiri hanya melihatnya sebagai beban, Elira tetap berdiri. Ia tidak diantar saat pertama kali masuk pesantren. Tidak dijemput saat ia jatuh. Ia hanya ditemani satu hal yang tak pernah mencacinya: Al-Qur'an. Namun luka demi luka terus menggerogoti tubuh dan jiwanya. Hingga suatu hari, tubuh itu tak lagi kuat. Jiwa itu mulai retak. Tapi bukan kehancuran yang datang-melainkan cahaya. Di tengah kesurupan, sakit yang berulang, dan tubuh yang tak pernah benar-benar sembuh... Elira menemukan panggilan dari langit. Kisah ini bukan hanya tentang perjuangan seorang anak. Ini tentang bagaimana seseorang bisa tetap memilih untuk mencintai Tuhan, ketika tak ada satu manusia pun yang memilih untuk mencintainya kembali. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines