We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Caraku Mencintaimu

Caraku Mencintaimu

  • WpView
    Reads 25,413
  • WpVote
    Votes 1,038
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 29, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
{15 Februari 2019} Dear Cinta pertamaku Rupanya aku pernah mengenalmu, Allah mempertemukan kita lagi dengan caranya. Awalnya manis, aku mencintaimu dan kamupun ternyata juga mencintaiku, hanya saja semuanya saling tersimpan dalam diam dan doa. Meskipun status kita sahabat, namun tak bisa dipungkiri lagi, rasa itu kian hari semakin menggunung. Hingga suatu hari rasa yang selama ini sama-sama terpendam terungkap sudah, namun tak ada jalur tuk bersatu. Karena Kau akan memiliki matahari pilihan orangtuamu. Sedangkan aku? Masih setia dengan hujan dan menunggu matahari terbit. CARAKU MENCINTAIMU dengan mengikhlaskan dan merelakanmu. Dan aku tak pernah menyesal pernah mencintaimu dan mendoakanmu dalam setiap sujud dan doaku. Karena aku tahu, Allah punya seseorang dan rencana yang lebih indah dibalik semua ini. -(Almira Nabilla)
All Rights Reserved
#64
dearallah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assalamualaikum Imamku
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Antara Timur Dan Barat [END]✔
  • Ikhwan [SELESAI]
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • Untuk Dia
  • Allisa✓ [Selesai]
  • Stay Istiqomah ❤|✔
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • Di Balik Patah Hati [SELESAI]

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines