No Barrier

No Barrier

  • WpView
    Reads 286,758
  • WpVote
    Votes 49,980
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 20, 2024
"Setiap kali Bapak merasa dunia nggak berpihak pada Bapak, ingat putri cantik Bapak. Dia butuh ayah yang tegar, bukan yang cengeng dan cuma bisa protes pada takdir. Dan, Bapak harus ingat satu hal. Hanya karena Bu Kenny tidak mencintai Bapak lagi dan memilih pekerjaannya, bukan berarti semua perempuan berpemikiran sama." -Hera, personal assistant seorang arsitek beken kelas dunia "Tahu apa anak kecil seperti kamu soal kehidupan? Jangan coba-coba menasehati saya. Urus saja pacar kamu yang kuliahnya nggak lulus-lulus itu. Memilih pacar saja nggak becus, sok-sok memberi nasehat tentang peran Sarah dalam kehidupan saya. Jangan bawa-bawa Kenny lagi dalam percakapan kita!" -Ganda, Pegawai Kantor Kedutaan Indonesia untuk Malaysia di Kuala Lumpur
All Rights Reserved
#44
kl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Days After We Met
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • KENNY
  • Betrayed
  • Possesive Playboy
  • Frekuensi Rasa [END]
  • The Sexy Lecturer Is Mine
  • Hate To Be Love
  • Nikah Atau Potong Gaji ?!
  • Heart Attack

"Kenapa kamu bisa sepercaya diri itu kalau saya tertarik? Maaf, saya sudah terlalu hafal permainan-permainan klasik laki-laki seperti kamu. Dan lagi, kamu bukan selera saya." "Maksud kamu apa? Saya pernah lakukan kesalahan sama kamu sampai sebegininya kamu benci saya? Seingat saya kita bahkan baru ketemu di sini. Just say, saya punya salah apa sama kamu sampai kamu melakukan ini ke saya?" "Aku bahkan nggak tau di titik mana hubungan kami punya kesalahan. Seingatku semuanya baik-baik aja. Singapura-Jakarta bahkan nggak masalah. Tapi sekarang ketika kami ada di kota yang sama, semuanya jadi kerasa berbeda. Satu yang pasti, dia berubah sejak masuk ke perusahaan itu." "Berhenti! Udahlah, aku nggak mau kamu pura-pura lihat aku sebagai perempuan. If you can't see me, just let it be. Aku bakal lebih sakit kalau tau kamu nggak tulus. Dan sekarang aku tau, kamu cuma pura-pura." "Terima kasih banget ya, Mas, udah dateng ke sini, jemput aku. Tapi, Mas, kenapa Mas beda? Kenapa kelihatan murung sih? Ada masalah?" *** Di Sentraya Cipta Mandiri semua bermula. Dendam, ketertarikan, pengkhianatan, persahabatan, keluarga, cinta, dan kehancuran. Akankah pada tempat yang sama semua kerumitan itu berakhir atau makin menjadi benang kusut? "Just like a piece of cake, too easy to fall in love with you." *** Copyright 2020 by Raudha

More details
WpActionLinkContent Guidelines