SURGA KEDUA

SURGA KEDUA

  • WpView
    Reads 5,999
  • WpVote
    Votes 310
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 30, 2020
SINOPSIS Konon, Bumi yang kini kutinggali tidaklah seburuk ini di masa lalu. Seabad berselang sebelum aku, bencana global melanda dan menghancurkan segalanya. Aku, suka atau tidak, hanyalah sisa-sisa dari sebuah peradaban, dari mereka yang selamat waktu itu. PREVIEW Sebuah kisah epik tentang segelintir survivalist untuk tetap hidup, berlatar seratus tahun mendatang di tanah Majalengka yang tak lagi ramah. Penulis, dengan segala keterbatasan, mencoba menyajikan suasana pasca kiamat, kerasnya lingkungan, isu kehancuran Bumi yang akhirnya benar terjadi, dekadensi sosial, nilai-nilai toleransi yang tak lagi dijunjung tinggi, lunturnya hukum dan norma, perubahan pola pikir manusia dan misteri. Recommended ! Baca juga karya Saya lainnya : RYAN : SATU DARI SERIBU WAJAH CINTA PENGINGAT UNTUK SAKHIYASSI ANTHOLOGI PUISI SATU DEKADE NGECAMPRUNG SAMBIL NGELAMUN
All Rights Reserved
#423
indigo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adira
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • T R A I L B L A Z E R  [COMPLETED] | SEGERA TERBIT!!
  • SAUJANA
  • WENING (HIATUS)
  • Titik Suram✓
  • I'M (NOT) THE QUEEN ✔️
  • Horizon [✔]
  • Something (Completed)
Adira

Kata rindu menguap hilang bersama lembayung senja yang mengerikan, detik masih menjadi kendala terbesarku, dan dirimu masih tetap menjadi penyesalan terbesarku. Aku tahu jika masa tak akan mungkin abadi, dan perpisahan sudah datang di ujung perbatasan. Sebuah kutip bertanya, kemanakah hari esok akan berlanjut, dan aku hanya membisu, mempertanyakan di manakah berseminya ikrar janji itu. Lalu bibir daun menamparku, memberi peringatan dengan sarkas pada jiwa yang masih menabung harapan pada celengan raga yang tak lagi bisa digenggam. Jika esok pagi masih menungguku dengan nyanyian angin yang merdu, maka aku akan terbangun dengan cahaya yang menyerupaimu. Jika hari ini masih berlanjut, maka aku akan menunggu dengan harapan terakhirku. -Adira ©Pamiper_2020 ••• Started : 10 Maret 2020 Finished : 24 Agustus 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines