Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
COMEBACK

COMEBACK

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 29, 2018
"Raden, kita mau kemana?" "Udah ikut aja deh, ntar juga lo tau. Bawel banget!" Sesampainya di Cafe Triko Raden menarik tangan Mila untuk masuk dan sekarang mereka sedang berhadap-hadapan. "Katanya mau ngomong? Mau ngomongin apa?" "Guee, ehmm gue mau putus sama lo Mil" ucap Raden santai dan hanya menyenderkan punggung di kursi tangannya ditekuk di depan dada. "Kenapa? Ada yang salah sama gue ya?" Mila hanya menunduk mengusap air matanya yang tiba-tiba keluar tanpa di suruh. "OKE Mila lo harus tegar" ucap Mila dalam hati dan kemudian dia mendongakan kepalanya untuk menatap mata Raden. "Ya, karena kita ga cocok terus gue juga udah ga suka lagi sama lo" ucap Raden begitu santai dan tenang. Terlalu mudah. Mudah mengatakan putus, mudah mengatakan hal yang akan menyakitkan orang lain. Coba baca aja! :)
All Rights Reserved
#402
gebetan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KOTA BANDUNG & GITA
  • Informed Consent
  • ONLY YOU
  • Pertemuan Terakhir
  • ANGGI MAHARANI
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)

-Seperti halnya matahari dan bulan, semakin lama akan semakin terbenam dengan cahaya yang penuh kelam- -Gita. "Gue sayang lo den" nada bicara Gita terdengar sangat bergetar, menahan tangis yang semakin membuat dadanya sesak tak karuan "Gue, gue juga sayang lo" ucap Raden "Tapi lo ngga cinta gue den..." Gita tersenyum miris "Gue cinta Anaya, tapi gue sayang lo." ---------- "Lo mau hidup mau mati juga tetep di cap layaknya seorang sampah git" ucap Kalisa "Gue tau kok ca" ---------- "GUE CAPE GUE CAPE!! KENAPA DUNIA GA BERPIHAK SAMA GUE, APA GUE HARUS JADI JALANG DULU KAYAK KAKAK BIAR BISA DISAYANG SAMA KELUARGA!" Teriak Gita, ia memukul mukul dadanya dengan sangat kencang "Peluk gue" "C-cakra?" "Sini peluk gue, luapin apa yang lo pendem selama ini ta" Gita berlari kepelukan Cakra, mereka berdua itu sama sama sakit, tapi dengan cara yang berbeda. -------- "CAKRA AWASS!!!" BRUK!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines