Kami Palang Merah

Kami Palang Merah

  • WpView
    Reads 798
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 13, 2019
Berharap kalian bisa mengerti bagaimana rasanya jadi babu sekolah yang sesungguh nya. Meski tradisi dan kebiasaan di sekolah kita beda-beda. Walaupun hanya lewat kata kata, ku harap kalian bisa merasakan beban berat yang kami tanggung demi tugas kemanusiaan. Bukan berarti kami menyesal menjadi anggota PMR. Kegiatan ini kegiatan yang sangat positif untuk mengisi hidup kami pengalaman kami. Bahkan kami jauh dari kata kenakalan remaja, pergaulan bebas, pornografi, atau semacamnya. Jangan kan terjerumus kedalamnya, untuk merasakan gabut aja kami ga punya waktu. Sayangnya, beberapa okmun memanfaatkan kami sebagai alat untuk mengerjakan tugasnya. Disuruh ini dan itu tanpa bisa melawan. Diberi tanggung jawab ini dan itu. Setelah itu kami harus ingat salah satu dari 7 prisnip kami yaitu Kesukarelaan. Jangan harapkan imbalan. Ya, inilah kisah kami. Dengan tekanan dan rasa syukur kami dipersatukan dalam organisasi palang merah remaja.
All Rights Reserved
#7
dayat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gula - Gula
  • The Cool My Boy Friend [TAMAT]
  • Inersia
  • ASRAR|
  • Judul standar - ^-^ "My Teddy Bear "
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • CLASS F
  • Bad Boy Vs Cool Girl [END]
  • Raka Is Mine [Proses Revisi]
  • DEAR LOVE

Teman-teman sekelasnya mengharapkan senior year SMA mereka begitu meriah, penuh kejutan, kesenangan, dan tentu saja romansa. Lain halnya dengan Xaqila. Ia hanya berharap bisa melewati tahun terakhirnya dengan tenang, diterima di universitas impian, tanpa drama. Lagi pula, apa sih yang bisa diharapkan gadis muda penderita diabetes seperti dirinya? Jangankan romansa, dia bersyukur kalau masih punya sahabat yang setia menjaga rahasia penyakitnya agar dia tidak dianggap invalid. Lebih baik berlindung pada alasan bulimia kala pertanyaan mendera soal kenapa kotak makan siangnya nampak terlalu sehat, kenapa dia selalu mengecek akg di balik kemasan makanan minimarket, dan kenapa dia nyaris selalu bermusuhan pada segala hal yang berbau manis. Rasa manis bukan satu-satunya hal terlarang dalam hidupnya. Rasa sukanya pada Aarav juga terlarang. Lebih karena mereka sudah berteman selama rasa suka Xaqila pada cowok itu. Namun, semenjak Xaqila mengenal rasa manis yang berhasil dicecapnya selain dari makanan, pendiriannya mulai goyah. Rasa manis yang berhasil ia curi dari ciuman Aarav, dan sejak itu dia tahu takkan sanggup menyimpan perasaannya lebih lama. #ColorfulDaysofAprilChallenge

More details
WpActionLinkContent Guidelines