Story cover for SellaBara by urbrownis
SellaBara
  • WpView
    Reads 319
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 319
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Sep 24, 2018
Layakah itik buruk rupa mendapatkan hati dari pangeran gagah perkasa? Sella siswi sederhana yang bahkan jauh dari kata sempurna menjalin ikatan dengan Bara sang most wanted sekolahnya. Berawal dari latihannya di lapanngan. Walau tidak jarang mengalami pasang surut. Namun air takkan pernah meninggalkan laut begitulah pemikiran Sella. Walau pada akhirnya.......
All Rights Reserved
Sign up to add SellaBara to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA cover
MY CRUSH cover
LENTERASKA cover
ASA -Satu Rasa, Satu Cinta cover
RAKA cover
Aku Akan Selalu Mencintai-Mu (TAMAT) cover
COOL BOY VS BAD GIRL cover
TRUST cover
Ray Bara [SUDAH TERBIT] cover

LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA

17 parts Complete

Hati yang Setia selalu merunduk-merendah mencari jalan-jalan terang dalam hidup, dan disaatnya LANGIT pasti akan menunjukan jalan Kesetiaannya. Cinta sejati tak akan lekang oleh waktu. Namun akan kembali dengan cara yang menakjubkan. Rakha dan Kinanti bagai layang-layang kembar. Terbang tinggi ke langit menembus awan tertinggi memohon diturunkan Cahaya untuk menerangi hati yang sepi pada Kerinduan yang tidak pernah bertepi. Diatas perahu di Selat Bali, Rakha hanya memandang gerak Langit, senyap dalam doa. Tiba-tiba tampak Langit Terbelah Cahaya Purnama. "Ooh Betapa Agungnya Engkau Maha Tercinta... " Kinanti berjalan menghitung langkah satu demi satu, menatap lembayung senja yang melintasi bebukitan hijau yang mulai menua. "Aishiteru Rakhaaa... Kamu dimana !!!" Langit pun terpaksa menangis... Bersama deru hujan yang datang kejar-mengejar dengan suara Angin yang berhembus kencang. "Kin ! .. KUA terdekat dimana? Bisa nggak kita daftar malam ini juga?" Rakha mulai serius menggoda pada pertemuannya yang baru berselang sekian menit. "Hayu, siapa takut?. Kita cari dulu muka yang tampangnya alim untuk jadi saksi nikah kita ya?"