Epiphany

Epiphany

  • WpView
    Reads 2,021
  • WpVote
    Votes 112
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 8, 2022
Tak ada hal yang paling Andin sayangi di dunia ini selain ayahnya. Tidak masalah seberapa lelah tubuh kurusnya, dia akan tetap berjuang untuk tetap bisa membuat ayahnya bahagia. Dan bagi Doni hal yang tidak ingin dia temui sepanjang sisa hidupnya adalah ayahnya, ibu tirinya dan juga adik tirinya. Dia sudah tidak bisa lagi menoleransi jika bukan karena pesan mamanya yang ingin dia hidup rukun dengan mereka. Dan Andin juga Doni bertemu, mereka tidak bisa mengelak bahwa rasa kesepian dan kesakitan yang mereka rasakan membuat mereka dekat. Semua berawal dari itu, menjadi sebuah harapan baru untuk mereka. namun untuk mewujudkannya tentu bukan hal yang mudah. Instagram: gorjesso Cover: gorjesso
All Rights Reserved
#240
pemuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Resepsi
  • Bertaut Rasa (Gratis)
  • Vous Me Voyez 2
  • Selfish Love [√]
  • Dewa Keberuntungan [End]
  • Tell Me Your Secret (END)
  • Perempuan Kahfi
  • My Love Is Badai [ COMPLETED ]

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines