Dandelion

Dandelion

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 1, 2020
"Buatlah aku terbang, tapi tolong tahan aku bila terbang terlalu tinggi." Dia dibohongi, tetapi ia tetap menunggu. Ia bukan setia, ia hanya ingin mengetahui apa jawaban dari semuanya yang pergi. Hidup dalam keterbatasan, tanpa uang, cinta, bahkan kebahagian. Ia mampu membesarkan adiknya, bahkan mereka.
All Rights Reserved
#328
bukit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Shadow of Black Rose
  • Salju Pertama di New York
  • Why am i?
  • Tears In Heaven
  • Trust
  • DENNIES
  • DANADYAKSA
  • Axelardo: (Not) Bad Papa
  • Toxic Love
  • SELESAI (Say Goodbye)

Peristiwa pembunuhan kedua orang tuanya, membuat Romeo bersikap waspada. Ia pun menyewa seorang bodyguard terlatih untuk melindungi saudara kembarnya, Flora. Namun, Flora justru membenci kehadiran sang bodyguard. Ia merasa kehidupan pribadinya mulai terusik oleh lelaki tampan berwajah dingin bernama Alsen itu. Flora mencoba bersabar, setidaknya sampai kasus pembunuhan terungkap. Akan tetapi, Alsen terlalu jauh mencampuri privasinya, sehingga Flora ingin Alsen secepatnya pergi. Berbanding terbalik dengan Flora, Alsen justru semakin memperketat pengawalannya. "Dalam situasi seperti saat ini, seharusnya Nona bisa menyimpulkan apa arti mawar hitam. Dendam, kebencian, dan ... kematian," desis Alsen. "Anda hanya memiliki dua pilihan, berlindung di balik punggung saya, atau berjalan sendiri dan mati sia-sia." Apakah kebencian Flora terhadap Alsen akan terus mengakar di hatinya? Terlebih ketika lelaki penuh pesona itu berkali-kali menyelamatkan Flora dari percobaan pembunuhan. Dan siapa sebenarnya sosok pelaku pembunuhan yang penuh misteri itu? ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines