Ganjaran Dewa

Ganjaran Dewa

  • WpView
    Reads 452
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 2, 2018
"kulo tresna karo sampeyan (aku suka denganmu)" kalimat jawa yang pertama kali dikatakan oleh orang sunda. Jantung yang berdebar - debar berebutan untuk memompa darah, mata yang tiba - tiba mengeluarkan air mata sedikit demi sedikit menengok ke arah sumber suara yang mengatakan hal demikian. Pandangan saling bertemu, menatap satu sama lain. Tangan besar menangkup pipi yang sudah memerah bagai tomat. "punten lamun ngajadikeun anjeun ceurik (maaf jika membuatmu menangis)" tangan besar itu sambil mengusap air mata yang mengucur tak terhingga. Aku membelai tangan itu dengan lembut sambil tersenyum. "kadhosmenopo toh mas njaluk sepuro yen sampeyan wes dadi ganjaran kulo soko Dewata (kenapa minta maaf kalo mas udah jadi hadiahku dari Dewa)" jawabku dengan eye-smile masih dengan air mata yang sukses membuat lelaki bersurai biru donker itu tersipu. "k-kudu sabab anu lampu ieu kuring manggihan (h-haruslah.. karena kamu adalah cahaya yang selama ini aku cari)" . . . . Happy reading all^^ Dice Arisugawa x Yumeno Gentaro Hypnosis Mic FanFic Hypnosis Mic © KING RECORD ....................................................................................................... Story by @ lemon.Chan Help by @ mikkimikki01
All Rights Reserved
#11
dicearisugawa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✔] Your Husband, or Your Boyfriend? // Hyungwonho
  • Glimpse of Heaven : Passé - Koo Junhoe & Kim Jiwon [Completed]
  • Fermentasi Rasa [BL] ✓
  • No Sex No Life [Completed]✔
  • Between Me & You [Narusasu] Completed✔
  • FOR YOU (JOHNJAE) (HIATUS)
  • Still With You  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]
  • Missing U

Berawal dari pertemuan keduanya di klub malam "sendiri saja?" tanya lelaki ber jas hitam itu yang menghampiri Hyungwon "hmm," gumam Hyungwon pelan "Shin Wonho" ujar orang itu "Chae Hyungwon" balas Hyungwon membalas jabatan tangan Hyungwon "mau ketemani minum?" "boleh juga" ******** "siapa tadi?" "ah, itu suamiku yang mengirimi pesan, katanya ia sebentar lagi akan pulang," "apa pantas seorang istri pulang tengah malam dengan membawa tanda seperti itu?" tunjuk Wonho pada leher Hyungwon "kau juga, bagaimana seorang suami yang bilang lembur kerja tetapi pulang membawa tanda seperti itu?" balas Hyungwon sambil terkekeh ******** "suami ku jarang pulang, dalam sebulan saja kepulangannya bisa dihitung dengan jari, setelah beberapa hari, kemudian suamiku dinas keluar kota lagi, lalu bagaimana denganmu sendiri?" Hyungwon "istri ku sudah tidak menggairahkan lagi semenjak melahirkan anak keduanya, dia jadi lebih sering marah marah sekarang" jawab Wonho Wonho kemudian melanjutkan perkataannya "hahaha, kita memiliki banyak kesamaan ya, bagaimana kalau kita menikah?" Wonho ******** "akkhh, Hyunwoo... to-long a-aku" lirih Hyungwon "Pilih aku, suamimu. atau dia, selingkuhanmu?" desis Hyunwoo "ka-kau, su-a-miku" jawab Hyungwon sebelum dirinya hilang kesadaran ******* "aku tak menyangka, kita akan bertemu lagi sebagai sepasang suami dan istri, aku mencintaimu" jawab Wonho sambil tersenyum. lalu memagut bibir Hyungwon mesra. Hyungwon melepaskan ciumannya "aku juga" balas Hyungwon dan kembali memagut bibir Wonho berawal dari pertemuan keduanya di klub malam dan berakhir dengan malam yang panjang membuat mereka hanyut dalam perasaan yang terlarang. Hyungwon yang sudah bersuami dan Wonho yang sudah beristri dan memiliki anak namun karena suatu masalah membuat Hyungwon berpisah dengan Hyunwoo, entah ia harus senang atau sedih. setelah berpisah selama bertahun tahun , mereka berdua -Wonho dan Hyungwon- dipertemukan kembali dan di saat itulah Hyunwoo mengalah

More details
WpActionLinkContent Guidelines