Edelweiss

Edelweiss

  • WpView
    Reads 359
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 14, 2019
Sepi dan Sedih. Mereka adalah sahabat baik Alana beberapa belas tahun belakangan ini, usia Alana tahun ini menginjak 18 tahun. Namun belum ada satupun pria yang bisa mengambil hatinya, kalaupun ada hanya datang namun tak menetap, inilah yang membuat Alana untuk menutup pintu bahkan celah kecil sekalipun di hatinya. Masalah asmara nya kacau, diperburuk dengan masalah keluarga dan pertemanannya. Hidupnya sangat kacau, entah kapan semuanya akan berakhir. Cita-cita, cinta, dan semua yang ia inginkan hanya sebuah gambaran remang-remang dikepalanya. Setiap harinya hanya berkeluh kesah kepada Tuhan agar semua akan baik baik saja suatu saat nanti. - God will give you a surprise without you asking "when?" - #Based On True Story Maaf Slow Update :)
All Rights Reserved
#914
inspirasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALANA [REVISI]
  • Cecilia (COMPLETED)
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • Gone(✔)🔚
  • Why Him? [COMPLETED✓]
  • Garis yang Memisah
  • Memories Of Love  (SELESAI)
  • GADIS LANGIT
  • MARSELANA
  • FIZYA

Angka 17 seharusnya menjadi awal masa indah. Tapi bagi Alana, angka itu justru menjadi kutukan. *** Semuanya berubah sejak ibunya menikah dengan seorang duda yang memiliki satu anak laki-laki. Di malam ulang tahunnya yang ke-17, hidup Alana tak lagi sama. Malam itu merampas cahaya di matanya dan menggantinya dengan gelap yang tak kunjung usai. Sejak saat itu, hari-harinya berubah menjadi mimpi buruk. Alana Maribella, gadis yang riang dan penuh tawa mendadak membisu. Ia belajar menelan tangisnya sendiri, menyimpan luka, menahan takut, dan menutupi pedih hanya demi menjaga orang-orang yang ia cintai tetap tersenyum, meski dirinya sendiri perlahan hancur. Tak pernah ia sangka, hidupnya yang dulu ceria berubah menjadi labirin tanpa pintu keluar. Harapan yang dulu ia rajut kini terkulai, mati sebelum sempat mekar. Apakah Alana akan selamanya terperangkap dalam sunyi dan rahasia? Atau mungkinkah, di ujung luka yang tidak bertepi, masih ada secercah kebahagiaan yang datang tanpa diduga? . "Kalau lo cerita... gue bakal bilang, siapa yang godain duluan." *** #1 in youth #1 in tired . © 2020, Han Revisi 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines