King's Luna

King's Luna

  • WpView
    Membaca 49,342
  • WpVote
    Vote 3,696
  • WpPart
    Bab 22
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Feb 4, 2023
WpInfo
Fiksi
Paranormal
Tidak perlu diberitahu untuk aku tahu siapa sosok sempurna itu. Pasanganku. Belum sempat aku berdiri untuk menghampirinya, aku terpaku begitu saja. Tubuhku membeku seperti waktu disihir untuk berhenti. Pasanganku memberikan tangannya yang langsung diraih oleh sebuah tangan kecil yang ramping. Jarinya yang lentik bertaut dengan jari-jarinya yang besar. Mengikatnya seperti ikatan tanpa ujung. Aku bisa melihat senyuman bahagia yang diberikan pasanganku untuk sosok perempuan di sampingnya. Melihatnya tersenyum, cukup membuatku bahagia, tapi juga terluka secara bersamaan. Mengingat kalau senyuman itu tidak diberikan untukku. Sama sekali bukan untukku. *** Dua pasangan. Dua alpha. Dua perbedaan. Bisakah keduanya mencapai satu tujuan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#193
alpha
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sexi And Brave
  • QUEEN FOR ALPHA
  • This Cruel Alpha [3] ✔️
  • I'm King Alpha Mate [TAMAT]
  • Alpha Wenzell [Completed]
  • Starlight [ complete ]
  • The Predicted Luna
  • After two Rejections
  • The Dark Moon
  • Sniper Mate: Demon Blood

"Emmphh.. hen- tikan!! Kauhh men- yiksaku sayang.. Ohhh." Dia terus memainkan lidahnya di leherku. Sesuatu yang membuatku tak berdaya, dan membuatku melayang. Drrrt Drrrt Drrrt Benda persegi panjang yang ku letakkan di nakas samping tempat tidurku itu sangat mengganggu. "Hallo" "Baiklah aku kesana sekarang, tunggu aku 15 menit lagi." "Maafkan aku sayang tapi aku ada urusan, aku harus pergi sekarang." Aku beranjak dari tempat tidur dan memakai kembali pakaian ku sambil membenahi rambutku "Akkhh.. Ada apa hon kita baru saja memulainya." "Maaf sayangku. Tapi ini sangat penting" Ku ambil tas di atas sofa ku kecup kening kekasihku dan pergi meninggalkannya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan