Surya Temaram di Langit Senja

Surya Temaram di Langit Senja

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 11, 2018
Sekiranya bisa memilih, tentunya aku akan pergi sejauh mungkin. Meninggalkan orang-orang yang kubenci. Sehingga kenangan kelam itu jauh tertinggal di belakang. Jujur, aku sangat iri melihat remaja seusiaku yang hidup damai bersama orang tua mereka. Ah, sudahlah. Mungkin sebagai seorang anak aku terlalu dungu. Tidak-tidak, orang tuaku lebih tepatnya. Kekayaan menjadikan mereka memiliki ego satu sama lain. Setiap hari ada saja yang mereka peributkan. Terkadang rumah seperti kebun binatang. Segala macam dan jenis binatang disebut. Hidup dibawah keributan ini tentulah sangat menyesakkan. Aku sangat benci.
All Rights Reserved
#23
temaram
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • GRIZLEN {On Going}
  • JUST BE MINE [END]
  • Bayangan di Baris Penonton
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • untuk seseorang yang pernah ku langitkan namanya
  • Almost.
  •  Mengikhlaskanmu Di Ujung Senja (PROSES REVISI)

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines