
Tirai hitam mulai terkikis, terpaku pada jiwa yang harmonis nan puitis, mempersembahkan cerita manis, yang tak berujung sadis... kau tebarkan hujan, hingga menusuk badan, lalu berbalik memberi umpan, pergi tanpa harapan... kasih ini tak membeku, mengalir bak laut biru, yang tak mengharap balasanmu, masihkah ingat, tuanku?Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang