TARGET 1001

TARGET 1001

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 18, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Kalo boleh kembali ke waktu dulu, Alexis tidak akan memilih jalan ini. Jalan yang menyebabkan dirinya terjebak dalam lingkaran hitam. Jalan yang membuatnya tidak dapat menemukan tujuan hidup yang diinginkannya. Dan jalan untuk memulai hubungan dengan seorang wanita. Mungkin Seorang anak kecil hanya terdiam kala melihat orangtuanya sudah bersimbah darah tak bernyawa di lantai. Jantungnya berdegup kencang melihat kembali bayangan yang terjadi beberapa menit lalu. Seorang pria menodongkan pistol kearahnya sedang dia hanya melihatnya polos, bersiap untuk menahan segala hal yang akan terjadi. "Tunggu". Seorang pria lain menghentikan langkah lelaki itu. Dia adalah bos dari kawanan yang tengah membunuh orang tua, dan kakaknya? Alexis benar-benar tidak tahu bagaimana keadaan kakaknya sekarang. Pria itu menyalakan rokoknya sembari berjongkok di depan Alexis. "Kenapa kau tidak menangis? ". Alexis yang ditanya seperti itu hanya diam. Alexis tidak terbiasa menangis, karena dulu ketika dia menangis. Ayahnya akan menamparnya, Ayahnya tidak suka melihat lelaki yang menangis. "Kelak kau akan menjadi seorang yang hebat dan berguna. Kau akan menjadi seorang yang sempurna untuk ini". Pria itu mengulurkan tangannya kepada Alexis. Perlahan Alexis menggapai dengan polosnya sampai..
All Rights Reserved
#4
killme
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • DISA | broken
  • Imperfection : Trapped With Troublemakers✓ [Republish+Remake]
  • Fourple Of Love
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Scond Life Fake Nerd
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • DEAR LOVE
  • LUKA BIASA GADISKU

Cleo, si 'Ratu' kejam, tidak ada yang mampu menaklukannya. Baginya semua pria kecuali yang berguna baginya adalah kuman yang mengotori jalannya. Bahkan ayahnya pun, ia buat kalah dan menangis pada permainan yang ayahnya atur sendiri. Gadis bar bar yang tidak percaya cinta sampai Zealan, si bocah iblis masuk ke dalam hidupnya lagi dan menariknya dalam perjalanan roller coaster yang melelahkan, namun selalu membuat Cleo penasaran dan tidak bisa menolak. Cleo yang akhirnya mulai tergerak harus menelan pill pahit saat menemukan fakta kenapa zealan mengejarnya. ~🖤~ Kamu... sedikit manipulatif." Cleo memilih kalimatnya dengan hati-hati. Bukannya mengelak atau tersinggung, Zealan malah tersenyum. "Kenapa kakak bisa punya pikiran kaya gitu?" "Karena kamu buat aku berpikir kalau kamu.... Menyukaiku. Cleo hanya bisa menyelesaikan kalimatnya di dalam hati. "Aku apa?" Tanya Zealan dengan nada tenang namun matanya tidak bisa menutupi antusias yang ia rasakan. "Kamu bocah iblis!" Kata Cleo dengan geram. Raut wajah Zealan meredup dengan jawaban asal Cleo. Jelas dia menginginkan jawaban lain dari Cleo. "Bagaimana jika, apa yang kamu pikir itu benar? Apa yang kamu pikirkan tentang aku ke kamu itu benar?" Bisik Zealan di telinga Cleo. "Apa yang akan kamu lakukan, Cleopatra?" ~🖤~ "Kau membuktikan sesuatu padaku. Bahkan ada orang yang bisa lebih brengsek darinya." Suara Cleo bergetar. "Aku membencimu!" Kata Cleo sambil menggretakkan gigi saking geramnya. Satu tetes air mata Cleo mengalir dipipinya. "Lebih dari aku membencinya! Jangan pernah muncul dihadapanku lagi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines