Dhira, I LOVE YOU

Dhira, I LOVE YOU

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing1h 6m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 27, 2020
Bagaimana jadinya jika CINTA seorang gadis diperebutkan oleh tiga pria dengan memori pertemuan yang berbeda. Ben, sang playboy yang bertemu dengan DHIRA di masa lalu edisi Dhira belum berhijab. Danny, yang bertemu dengan Dhira saat ia telah berhijab. Dan bagaimana kisah kekaguman seorang Mas Yogi. Dhira bukan gadis sembarangan, ia merubah gaya hidupnya karena suatu hal. Siapakah yang akan dipilih Dhira menjadi pasangannya kelak? Nantikan jawabannya di dalam novel ini.
All Rights Reserved
#790
cinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • C | Senja Terakhir Kita
  • No Other... the story
  • Beneath His Gentle Lies [OG]
  • π’π‘πž'𝐬 𝐌𝐲 πŽπ›π¬πžπ¬π¬π’π¨π§ { π—’π—š }
  • My Supermodel (Kris Wu, Arthur Stefano, Mike D Angelo)
  • Aku Yang Salah [EDITING]
  • The Reason We Broke Up
  • Dia Selamat, Tapi Kenapa Dia Tak Datang Cari Aku?
  • Hak Milik Arissa Aura Sofea | Ongoing
  • TAKDIR MAISARAH

Senja merah jingga menelan langit, tapi Aryan tak sanggup menatapnya. Helena berdiri di tepi balkoni, wajahnya berseri walau tubuhnya kelihatan lemah. "Ary, nanti... kita tengok senja dekat pantai, nak?" suara Helena lirih, cuba kedengaran biasa. Aryan tersengih kecil, menolak dengan nada ringan. "Kau tu sakit, El. Tak payah mengada." Helena mencebik, tapi hatinya bergetar. Dia cuba seloroh, "Kalau ni permintaan terakhir saya, macam mana?" Aryan tersentak, menoleh. "Apa kau cakap ni? Kita bukannya takkan jumpa dah." Diam. Helena menunduk, menahan kaca di matanya daripada tumpah. Dia tersenyum tipis, walau dalam dadanya ada jurang yang tak mampu dijelaskan. Aryan mengusap belakang tengkuk, cuba meredakan suasana. "Kau sihat cepat. Lepas tu baru kita plan tengok senja dekat tepi pantai." Suaranya bersahaja, seolah-olah esok pasti ada. Helena hanya mengangguk. "Kalau awak tahu... Senja di tepi pantai tu... satu-satunya yang tertinggal dalam bucket list saya... Saya cuma nak awak ada sekali. Bukan nanti. Tapi sekarang. Sembuh? Tu cuma dalam cerita fantasi je," hatinya berdesis, meluahkan kata yang tidak mampu meniti di bibirnya. Dia mendongak, menatap langit yang semakin jingga. Senja kali ini terasa lebih dekat, lebih berat, seakan-akan langit sendiri tahu rahsia yang belum pernah terucap. Start: 1st September 2025 End: 22nd September 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines