Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
give up

give up

  • WpView
    LETTURE 184
  • WpVote
    Voti 31
  • WpPart
    Parti 12
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, apr 5, 2020
WpInfo
SAGGISTICA
prolog perkenalkan aku ryzumi. aku bersekolah di salah satu smk di daerah bandung tepatnya umurku sekarang berumur 16 tahun. ketika masuk smk aku mulai menjadi orang yang nolep atau tidak suka bergaul. July, 2017 #masa mpls(masa pengenalan lingkungan skolah) pagi pagi buta ryzu sudah berjalan ke skolah barunya dengan wajah kusam tak bersemangat. Dengan baju smp nya dan membawa sebuah name tag di leher nya " huuuh aku tidak mau dewasa. Aku tetap ingin menjadi anak kecil yang di manja oleh keluarga ku. semenjak aku daftar ke smk aku mulai tidak di perhatikan lagi" ujarnya dalam hati kecilnya. ryzu melihat setiap anak sepantaran dirinya diantar oleh ayah atau ibu nya bahkan kedua orang tuanya. Ketika melihat seorang anak yang diantar ayah nya. Dia merasa sedih karena sudah tidak mempunyai ayah. Ayah nya sudah meninggal tiga 2 tahun yang lalu. "enak sekali mereka. bisa di antar sama ayah nya " Ryzu hanya nunduk bersedih. persyaratan yang harus di bawa adalah harus membawa balon gas ke sekolah. Sepertinya buat pembukaan penerimaan siswa baru. kebetulan di skolah ada pasar jadi dia melihat tukang balon disana "pak...balon nya satu. Harga nya berapa?? " ucapnya sambil merogoh ke sakunya /murah teh hanya 5000 ribu saja / kata si penjual sambil mengambil balon nya. sesudah ryzu menerima balon dia melihat papan nama yang bertuliskan. "SMKN 1 MAJALAYA " dia bahagia karena tidak semua orang yang bisa masuk ke sini. Tunggu kelanjutan kisah nya :) Next time
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Angkasa (Forget Me Not)
  • Assalamualaikum Cinta
  • The Mystery Of Nusa Bangsa School
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • Aksara Lingga
  • DANADYAKSA
  • Baru kenal 「 S.rintarou x Reader ✓」
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Cinta Berbentuk Persegi [END]

"Bunganya udah layu, Sa. Yakin mau dibeli? Nanti sampai rumah juga mati." "Gak apa-apa. Gw pastiin bunga ini gak akan mati. Layu bukan berarti mati, kan? Gw bakal rawat bunga ini... terus kasih ke Ayah." Ia tidak memilih mawar, tak pula melati. Hanya bunga kecil yang nyaris mati-seperti dirinya sendiri. Hari demi hari, ia rawat bunga itu seakan sedang menjaga harapan yang hampir padam. Rapuh, tapi belum sepenuhnya punah. Namun di Hari Ayah, harapan itu kembali layu. Bunga itu ditolak, bahkan sebelum sempat menyampaikan maksudnya. Dan malam itu... ia tak pernah pulang. Namun nyatanya, Tuhan itu adil. Setelah semua luka, setelah semua kejatuhan... Tuhan menghadirkan satu suara-yang tak menghakimi, tak pula menuntut. Hanya berkata pelan: "Sama gw, Sa. Sama gw terus. Kalo boleh berharap, semoga suatu hari nanti gw bisa jadi alasan lo buat pulang." Angkasa (last flower) "Forget me not" Warning ⚠️ Thriller × Angst × Crime !!! Cerita ini mengandung unsur thriller yang menegangkan, serta banyak adegan kekerasan, darah, kriminalitas, dan teka-teki. Harap bijak dalam memilih bacaan. ‼️⚠️

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti