Memori 62 Hari

Memori 62 Hari

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Pria itu mengigit tusuk gigi yang ada di mulut nya sambil tersenyum smirk "Jadi kamu ngak kenal aku?" "Kamu siapa aku ngak kenal"jawab gadis itu singkat "Kamu yakin ngak takut ama aku?" Tanya pria itu menatap gadis yang dihadapannya "Kenapa harus takut kamu dan aku manusia"jawab gadis itu singkat "Kalau aku bilang aku sudah tertarik sama kamu?" Tanya pria itu "Biarkan waktu yang menjawab semuanya saya pamit" lanjut gadis itu meninggalkan pria itu.
All Rights Reserved
#548
senang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • OUR STORY (ZLS)
  • Diantara 2 pilihan (TNI/POLICE)
  • Kita Sembuh Bareng?
  • ILALANG
  • Cintaku dan Diamnya Kejora
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • GAREN SINCERE LOVE
  • dimana janji tersebut

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines