Story cover for Mengetuk Langit by djayantinakhla
Mengetuk Langit
  • WpView
    MGA BUMASA 24
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 1
  • WpView
    MGA BUMASA 24
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 1
Ongoing, Unang na-publish Sep 28, 2018
Naya, gadis berwajah cantik itu resah. Siapa yang telah mengirim kertas berisi puisi-puisi cinta di meja kelasnya akhir-akhir ini. Setiap dia bertanya pada teman-temannya, yang ada malah kena ledek. "Cieeee, Naya, " 

Bahkan teman sebangkunya pun tak tahu siapa secret admirer sobatnya itu, apalagi dia selalu datang mepet waktu, istilahnya nih, belum mendengar Pak Anto mencet bel, dia belum nongol di kelas. 

"Uugh, segitunya pengen tahu." goda teman sebangkunya. Bukannya ikut bantu, malah ikut-ikutan ngeledek. Kan sebal.

Keresahan Naya bukan hanya itu. Melainkan ada hal lain yang Ibu nya tutupi darinya. Apakah itu?
All Rights Reserved
Table of contents

1 parte

Sign up to add Mengetuk Langit to your library and receive updates
o
#978youngadult
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
NIDA ( END ) ni demigodQuila
57 parte Kumpleto
"Berhenti main main! Gue pengen serius." Tukas Aldi dengan wajah seriusnya, tanpa ada sedikit unsur candaan. Ia nampak sedikit gusar sebab wanita dihadapannya ini tak pernah menganggap ucapannya serius. Nida sedikit ketakutan saat laki laki didepannya itu menaikkan nada bicaranya. Ia juga terkejut,laki laki yang satu ini selalu menjadikan apapun seperti lelucon dan candaan, namun kini dia terlihat begitu serius membuat Nida tak mampu menjawab dan hanya bisa membisu. Sial! Kenapa jantungnya berdegup keras. Ya ampun Nida merasakan pipinya memanas. "Lo harus jawab, nona muda." Aldi mendekatkan tubuhnya pada gadis dihadapannya hingga jarak mereka semakin tipis. Aldi merendahkan pandangannya, sebab tinggi mereka tidak setara. Dan di sini jelas Nida lah yang tidak terlalu tinggi. Nida mengangkat kepala dan pandangannya. Aish! Jantungnya sangat berdegup kencang. "Runtuhin tameng hati gue. Buat gue percaya akan hal itu." Ujar Nida dengan bersikeras menahan degupan di dada nya. Seulas senyuman terukir di wajah indah Aldi, dia kemudian mengambil jarak kembali menjauhkan tubuhnya,sebab ia tahu bahwa gadis dihadapannya itu tidak nyaman. "Setelah gue berhasil, gue gak bakal lepasin lo. Gue yang akan jadi pemenang. Hm?" Terdengar jelas seperti tantangan Aldi berucap. Membuat Nida semakin kalut. Ahhg! Aldi selalu saja berhasil membuat desiran aneh dalam tubuh Nida. Demi apapun Nida ingin menendang Aldi jauh jauh saat jantungnya berdegup keras. Bisa semakin malu ia jika Aldi mendengar degupan jantungnya. Tanpa Nida sadari, ia lah yang terjebak oleh ucapannya itu. Antara hati dan logika. note : ( Beberapa adegan terinspirasi dari cerita orang sekitar. ) ( Dipublikasikan pada : 6 Juli 2020 ) ( End ) ( Dilarang copas, atau plagiat cerita ini! Mikir sendiri jangan seenaknya, lu kira nyari ide cerita segampang nyari upil? ) Rank 1 #Nida ( 8 Juli 2023 ) Rank 1 #pdkt ( 21 Juli 2023 )
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
Langit Pemisah【END】[Sudah terbit] cover
Prestige cover
Dear, Kakak Kelas cover
Kamu [SELESAI]✔ cover
Cerita Naya  cover
Ragashka [END] cover
Sarangeo Pak Dosen (On Going) cover
INSECURE (On Going) cover
NIDA ( END ) cover

Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]

19 mga parte Kumpleto

Disclaimer❗❗❗❗❗ [cerita ini merupakan cerita fiksi yang terinspirasi dari puisi yang saya buat sendiri. Bukan hasil plagiat dari siapapun. Karena kebetulan saya suka membuat puisi] jangan lupa vote dan komen ya teman sebagai bentuk apresiasi. ありがとうございます (Terimakasih)😇 Maaf banyak typo, pemula soalnya Harap di maklum🙂🙏 Ada beberapa kata kasar di dalamnya Bijaklah dalam membaca Ambil baiknya buang buruknya yaa 『Puisi di spil di ending🌺』 〖Tapi sebelum kesana baca dulu dari awal biar nyambung sama kisahnya pas nyampe di puisi yaa💕〗 Happy Reading Time❤ 。。。。。 Anaya Aurelia Dela, seorang remaja SMA yang hatinya sudah lama terpenjara oleh sahabatnya sendiri. Zayan Arshaka, seorang lelaki berparas tampan, cerdas, pintar, dan di kelilingi oleh harta yang bergelimang, membuatnya terlihat seperti sosok yang sempurna. Menjalin persahabatan dengan sosok seperti Zayan memang lah tidak mudah, terlebih segala perhatian yang Zayan berikan kepada Anaya telah berhasil membuat hatinya terpenjara. Namun terlalu banyak penghalang bagi Anaya untuk mengungkapkan perasaannya, terutama perbedaan kepercayaan yang sangat jauh bagaikan sebuah tembok raksasa yang berhasil menghalangi perasaannya. Lalu apakah yang akan Anaya lakukan untuk perasaannya? Akankah perasaan yang sedari dulu di pendamnya terbalaskan? 。。。。。 Dilarang keras untuk plagiat!