Perfection of Love

Perfection of Love

  • WpView
    Reads 337
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
"Ahhhh.... Sakit banget..." Cowok itu pun mengerang kesakitan karena lututnya terluka. "Kamu gapapa?" Tanyaku padanya "Gapapa gimana, sakit tau,!" Katanya "Lagian kamu juga salah, udah tau baru selesai hujan malah main skateboard, jalan masih licin ,"ucapku dengan lantang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fai
  • ALEZRIEL( On Going)
  • dimana janji tersebut
  • Friendzone [END]
  • ILALANG
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • GAREN SINCERE LOVE
  • Dusk In Your Eyes
  • Late
  • Tokoh Utama
Fai

Real story of fai "Walaupun aku lari ngejar kamu,, aku selalu dibelakang mu... Bagi ku,, kau itu kaya angin,, aku tau kemana kamu pergi.. Aku juga tau darimana kamu datang.. Tapiiii... Aku gak bisa bikin kamu tetep ada disamping ku! " Suasana menjadi hening sekitar 5 detik setelah fai mengucapkan itu. "Dan aku tau.... Aku lagi menggapai angin! " sambung fai lagi "Mmmmmhhhh.... U have to believed,, " "............." fai hanya diam sambil menundukkan kepala menatap makanannya yang baru hilang sepotong ujung garpu. "Sebenarnya ferra cape temm.. Dihantui rindu! " sambung ferra "........kalo ngga kuat jangan dipaksa yuutt" "Kok..??? " bingung ferra "Bukan ada yang laen.. Kamu tau arti menggapai angin? " tanya fai "Ummm.... " ferra menggelengkan kepala sambil menyedot jus "Menggapai angin" sahut cowo itu dengan nada pelan, hening terjadi lagi sekitar 3 detik seakan ia berat mengungkapkan arti ucapannya. "Angin itu ngga bisa digapai" sambungnya "Kalo gitu,, jangan anggap aku angin" jawab ferra dan ia memegang tangan kiri kekasihnya "..............

More details
WpActionLinkContent Guidelines