Suara ombak dan juga air di depannya membuat mata berwarna coklat muda itu memandang deru ombak yang bertolak namun terasa tenang juga di sini
Angin terasa menerpa rambut coklat madu milik Langit, namun matanya beralih pada lukisan indah di penghujung hari yang sungguh indah.
"Aku pulang"
"Apakah aku akan di tolak disini"
"PAPA, LANGIT PULANG"
Ia tersenyum dan beralih ke arah belakang dimana sosok yang menjadi penyempurna dalam hidupnya berdiri sangat jauh darinya.