Fiat Lux

Fiat Lux

  • WpView
    GELESEN 799
  • WpVote
    Stimmen 345
  • WpPart
    Teile 11
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Jan. 26, 2022
Cerita pertama, jadi maklum kalo typo bertebaran. "Kenapa semua jadi rumit gini? " Aurell "Bukan rumit, tapi kamu yang terlalu pesimis" David "Kenapa kalian iri sama hidup gue, karena harta kalian iri. Justru disini gue iri sama hidup kalian, yang selalu dapat kasih sayang dari orang tua kalian. Sedangkan gue???? " lirih Aurell dengan air mata yang sudah tak bisa di bendung lagi. "Harusnya lo bersyukur masih punya orangtua, diluar sana banyak orang yang udah gak punya orangtua. Mereka selalu berjuang sendirian demi hidup mereka. jadi orang jangan egois" ucap seorang laki-laki yang sedang berdiri di belakang gadis yang sedang menangis dibawah pohon. "Lo gak tau gimana rasanya jadi gue" mengusap kasar air mata dipipi mulusnya "Gue emang gak tau gimana rasanya jadi to tapi se enggaknya lo jangan cuman mikirin diri lo sendiri"
Alle Rechte vorbehalten
#12
collboy
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • DENNIES
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Juan [REVISI]
  • CINTA DALAM KELABU
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Rannia√
  • AIRIS
DENNIES

[⚠️FOLLOW dulu sebelum membaca] Author: yakin mau baca? Udah siapin tissu?😌 ~~ 'Tentang dia, yang diamnya menyimpan banyak luka'. Kata ibu, sebagai seorang lelaki, Dennies harus bisa hidup mandiri, hidup keras merupakan hal lumrah yang dialami setiap orang. Hingga pada saat hal itu benar-benar terjadi, saat kerasnya hidup itu datang berhadapan langsung dengan Dennies, setidaknya Dennies tahu, bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terpukul atas itu. Semuanya telah Dennies lalui seorang diri, mengarungi kerasnya arus hidup yang kadang memberinya badai, membuatnya jatuh, dan bukan hanya sekali ia terbentur akan kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi, Dennies kuat. Ini tentang Dennies, pemuda yang menjadi realisasi nyata dari pepatah, don't see a book by the cover. Pemuda yang menyimpan sejuta luka yang ia balut dalam diamnya, pemuda yang menyembunyikan kecewa yang tak terhitung jumlahnya, dan pemuda yang selalu berdiri kokoh bahkan disaat badai itu kembali menerjangnya. "Jadilah seperti pohon, yang tetap berdiri kokoh, meski angin berkali-kali menerjangnya." Namun sekokoh-kokohnya pohon, bukankah ia bisa tumbang juga saat angin yang terlalu besar menerjangnya? Dan Dennies, mampukan ia untuk tetap kokoh saat ujian itu lagi dan lagi datang menerjangnya dengan tanpa ampun?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien