A Destiny

A Destiny

  • WpView
    Reads 8,470
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 3, 2022
Terikat dalam persahabatan dimasa lalu membuat kedua remaja ini kembali dipertemukan. Jika dahulu mereka hanya tau bermain maka sekarang mereka harus dihadapkan dengan masalah-masalah percintaan mereka sendiri. Anayah Zalea Putri Fernando, gadis yang senantiasa menanti dan Reynand Reno Pahlawan, laki-laki yang harus dikeliling dengan dilema-dilema yang ia sendiri tak tahu penyebabnya. Sampai seorang gadis lain masuk kedalam hubungan keduanya. Tidak semua problem percintaan harus berakhir bahagia. Cinta bukan berarti harus memiliki, tapi cinta tentang siapa yang rela berkorban demi seseorang yang ia cintai. Ketika kamu berani mencintai seseorang maka kamu harus melewati dan menerima semua konsekuensi mencintai. Masa depan seseorang tidak ada yang tahu, bukan? :) -Coklat is my life.
All Rights Reserved
#86
pacaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • Me,You and the story we went through.
  • Senja Jadi Sendu (END)
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Rain In Laughter [SUDAH TERBIT]
  • REGRET
  • Famous Boyfriend
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • THE JOURNEY [END]
  • K.A.V

PINDAH KE FIZZO DENGAN JUDUL YANG SAMA Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines