Pacar Kontrak | SELESAI |

Pacar Kontrak | SELESAI |

  • WpView
    LETTURE 255,757
  • WpVote
    Voti 15,165
  • WpPart
    Parti 38
WpMetadataReadCompleta lun, mag 4, 2020
"Mulai sekarang lo jadi pacar kontrak gue titik nggak pake seru.!" "Pokok nya gue nggak mau! sekali gue bilang nggak ya nggak!" "Ok kalo lo emang nolak jangan salahkan gue kalo beasiswa lo di kampus ini bakal berhenti." "Lo nggak bisa seenaknya gini!" "Oh jelas bisa dong, gue Gehan Revi Harttaji cucu pemilik kampus ini bisa lakuin apa aja yang gue mau termasuk buat lo tunduk sama gue. Gimana masih mau nolak?" "Kenapa harus gue? toh di kampus ini banyak cewek cantik yang bisa lo gebet." "Setelah gue fikir fikir lo termasuk kriteria cewek cantik kok." "Ih! pokok nya gue tetap nggak mau dan nggak akan pernah mau!" "Sekalipun lo keluar dari kampus ini? ayolah Dib ini nggak sulit, lo cuma cium gue di depan anak anak kampus dan bikin mereka percaya kalo kita beneran pacaran." "Gehan brengsek!" Gehan tergelak mendengar umpatan Diba kemudian mengetuk bibir nya."Lebih tepat nya disini" -29 September 2018
Tutti i diritti riservati
#1
pacarkontrak
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • BarraKilla
  • 365 Day's to Fall in Love
  • DARLA : Although it's just a game (END)
  • The Baby's Contract✓
  • Tingkat Tiga
  • Still You (Completed)
  • Dating Demi Gengsi
  • Cukup Mengagumimu [SELESAI]
  • [BUKAN] Couple Goals 2
  • Naughty Nanny

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti