Like a Butterfly

Like a Butterfly

  • WpView
    Leituras 957
  • WpVote
    Votos 470
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, dez 4, 2022
WpInfo
Ficção
Romance
terbang bebas. Kalian tau kenapa kupu-kupu cantik? cantiknya itu tak dalam sekejab ada karena dibaliknya ada ulat yang selalu sabar dan tabah walau bentuknya tidak disukai makhluk lain. Ya itulah buah dari kesabarannya! bukti bahwa kesengsaraan akan membuahkan hasil yang cantik dan tak menyakitkan sedikitpun. Dahulunya ulat hanyalah memakan dedaunan yang pahit, namun ketika berubah menjadi kupu-kupu ia akan memakan madu yang sangat manis se manis senyum di bibir Nawa. 'seenggaknya sekali seumur hidup lakuin satu hal untuk dirimu sendiri' -naww 3 des. 22 joo's ©copyright
Todos os Direitos Reservados
#476
wattpadindo
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • F A K E ? [End]
  • Stela 2 [ SELESAI ] ✓
  • ALEAGAS [END]
  • Being Cold
  • ZHARA NADENRA [END]✓ || Revisi
  • ALVISA  [TAHAP REVISI]
  • DRABIA [END]
  • ALVASYA [TERSEDIA DI E-COMMERCE SHOPEE, TOKPED,DLL LOTUS PUBLISHER ]
  • NAULA
  • Sweet As Cupcakes

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo