Cinta tapi Sahabat

Cinta tapi Sahabat

  • WpView
    Reads 363
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 19, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Rainna. Duduk di atas rerumputan bukit tempat biasa ia menunggu pancaran warna indah sang senja. Ia merasa bahwa dirinya adalah pembohong besar. Orang-orang banyak mengira dirinya seperti tidak terjadi apa-apa. Ia selalu menampakan raut wajah yang ceria. Tapi di balik itu, ada hal yang ingin selalu ia ceritakan pada semua orang. Tekadnya untuk selalu menampakan kebahagiaan di depan orang banyak ia pertahankan. Hingga pada suatu masa ia memiliki sahabat-sahabatyang sangat menyayanginya. Rama, Ilham, dan Seilla. Mereka yang melengkapi hidup Rainna. Tapi diantara tiga sahabatnya itu, Rainna menyimpan rasa pada salah satu lelaki yang menjadi sahabatnya. Seseorang itu ia yakini selalu membuatnya kuat akan menjalani kehidupan ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nathalea
  • tatapan pertama di pojok kelas
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Embrace again, Arnan
  • Seperti Bulan yang Tak Lagi Bersinar
  • 𝕋𝕦𝕟𝕒𝕟𝕘𝕒𝕟𝕜𝕦 𝕊𝕒𝕪𝕒𝕟𝕘
  • RENJANA DERANA [END]
  • Naura & Lukanya
  • TRAUMA
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

More details
WpActionLinkContent Guidelines