RIVAL
  • WpView
    Reads 321
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 20, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
[Update satu kali seminggu] "Tian!! Balikin buku gue" "Gak mau, cium gue dulu sini" Tian memajuka pipinya mengintrupsikan supaya Klarisa menciumnya. "Dih ogah gue, muka mirip anoa aja minta cium" gerutu Klarisa. Tian yang mendengarnya hanya tertawa, sebegitu menyenangkannya menjahili Klarisa apa lagi melihat wajah cantik itu memerah karena kesal. Tian dan Klarisa mereka rival sejak baru memasuki SMA hingga sekarang. Banyak teman mereka yang menjodoh-jodohkan keduanya karena sering sekali berdebat dan mengusili satu sama lain. Apakah sebenarnya salah satu dari mereka ada yang memiliki rasa? HAPPY READING.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JANUARGHA
  • AKSA
  • Sweet Combat
  • GENTALA (COMPLETE)
  • RADJAZA [ END ]
  • RARA [END]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • 180° [END]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
JANUARGHA

Kisah ini tentang seorang cowok culun bukan culun lebih tepatnya tidak mengikuti zaman, gaya nya gitu gitu aja. Namun dia mencintai seorang wanita cantik,manis,imut, baik paket komplit banget Namanya Clarissa angel, siapa sih yang kenal dengan Dewi SMA tunas bangsa ini. Tetapi dia tidak pernah dianggap ,walaupun sudah banyak cara yang dilakukan untuk mendekati Clarissa. Hingga suatu hari di rooftop sekolah dia berteriak dan mengatakan bahwa dia mencintai Clarissa tetapi dia tidak tahu bahwa disana seorang perempuan yang sedang tidur. Hingga akhirnya perempuan itu lah membantu cowok itu supaya bisa mendekati Clarissa dengan merubah penampilan nya agar dia dianggap ada bukan sebagai Upik abu aja. ________________________________________ " Kenapa aku lebih nyaman dengan kamu daripada pacar aku yang udah lama aku suka" cetus Arga "Astaga Arga,bukan penampilan kamu yang harus di rubah juga ya tapi cara pemikiran kamu, kan kita emang sahabatan aku nerima kamu apa adanya" Arga menatap lekat wajah wanita di depan nya dengan raut wajah yang tidak dapat di tafsir kan "Aduh gini ibaratnya itu kamu suka Ama buah nanas Ama pisang, terus kamu lebih suka nanas tapi ketika kamu makan nanas kamu bakalan sakit dan pilihan nya kamu lebih nyaman dengan pisang" jawab zasya dengan semangat "Inti nya berarti aku lebih memilih nyaman bukan tersakiti" tindas Arga sambil melihat bintang di langit Zasya tertawa kecil " emang ya otak kita itu gak sejalan dengan hati, ego itu ada di otak perasaan itu ada di hati, jadi ikuti yang kamu mau!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines