Let's Get Married

Let's Get Married

  • WpView
    Reads 4,780
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 14, 2024
Devhina, desainer busana muda yang bisa dibilang sukses. Di usianya yang ke 25 tahun, takdir mempertemukannya dengan idolanya sejak SMA, Marchelio James (36). Marchel adalah salah satu model dari brand fashion milik Devhina. Awalnya, Marchel seorang pria yang sangat baik, ramah, dan perhatian pada Devhina, sang desainer pemilik brand pakaian itu. Tapi, baginya itu hanyalah hubungan profesional antara seorang desainer dan seorang model pakaiannya. Marchel hanya berusaha menciptakan suasana yang nyaman dimanapun saat ia sedang bekerja bersama partner kerjanya. Hingga suatu hari, Marchel akhirnya tahu bagaimana perasaan Devhina yang sebenarnya. Marchel yang baik, ramah, dan perhatian, berubah menjadi Marchel yang dingin, kaku, dan tidak banyak bicara pada Devhina. Hanya pada Devhina. Devhina pikir ini adalah akhir dari hubungannya dengan Marchel, tapi siapa sangka.. Marchel datang dan secara tiba - tiba mengajaknya menikah?! "Apakah ini akhir dari pertemuanku dengannya? Kenapa aku begitu bodoh sampai ia bisa tahu perasaanku yang sebenarnya? Haha aku ini memang tidak tahu diri, sudah jelas.. aku ini tidak lebih dari 'anak kecil' di matanya." -Devhina Chrysant "Ayo kita menikah." -Marchelio James
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu dan Aku
  • The First One
  • Not a Dream Wedding (end)
  • Neyralgis||On Going
  • The Cold Husband✅
  • THE SECRET RELATIONSHIP
  • (un)completed [PROSES TERBIT DENGAN JUDUL THE PERFECT CHARM]
  • Sweet Roomate Benefits
  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT
  • With You 나는 행복하다

Pernikahan tidak serta-merta menyembuhkan luka. Deven dan Marcha memasukinya dengan masa lalu masing-masing-membawa lelah, ketakutan, dan harapan yang belum sepenuhnya pulih. Rumah tangga mereka berjalan apa adanya: dipenuhi diam, salah paham, dan usaha-usaha kecil yang sering luput terlihat. Di antara rutinitas dan jarak emosional, mereka perlahan belajar bahwa pernikahan bukan perjalanan sendirian, melainkan dua orang yang terus memilih untuk bertahan dan saling memahami. Bersama, Deven dan Marcha menyadari bahwa mencintai juga berarti memberi ruang, memaafkan tanpa paksaan, dan tumbuh pada tempo yang tak selalu sama. Ini adalah kisah tentang pernikahan yang nyata- tidak sempurna, namun jujur, dan tetap dipilih setiap hari. Karakter dalam cerita ini milik [Deven, Marcha, Shanna, Kevin, Ingvar dll], saya hanya menulis cerita sebagai penggemar tanpa tujuan komersial.

More details
WpActionLinkContent Guidelines