Kunci
  • WpView
    LECTURES 970
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Chapitres 29
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., févr. 16, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Biarku selalu berusaha membuka pintu itu. entah dengan doa atau dengan usaha. Yang kutahu satu, pintu hatimu tak terhubung dengan kunci yang kupunya. Namun apakah kunci itu adalah mutlak kebenaran. Atau hanya karena ku tak tahu cara membukanya. Dalam sepi fajar yg akrab, kurindukan embun dalam senja. Seperti kita malam ini. Tapi, akankah besok masih ada kesempatan untukku? biar sang detik yang menjawab.. dan jarak akan memainkan perannya
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • WARISAN
  • Maaf' (Revisi)
  • Halalkan atau Tinggalkan (perjalanan hijrah)
  • Christian & Marsha (S2)
  • PERJODOHAN PAKSA ( END )
  • di akhir perang
  • senja di matamu
  • Amin paling serius
  • Cinta Itu Dusta Sakura Itu Nyata
WARISAN

" bang....lu kenapa...?" tanya daru begitu melihat gue yang menghentikan pergerakan tangan ini dari menarik tali timba, mendapati pertanyaan daru tersebut, gue kembali menggerakan tangan ini untuk menarik tali timba " kenapa sih bang..." tanya daru kembali seraya beranjak bangkit dari kursi pendek tempatnya mencuci pakaian, dan sepertinya suasana hari yang mulai beranjak gelap telah membuat daru tidak ingin untuk berlama lama lagi berada di halaman belakang " enggak tau nih...seperti ada sesuatu yang tersangkut di ember timba ini..." mendengar jawaban gue tersebut, daru menunjukan ekspresi ketidakpercayaannya, dan kini dengan perawakan tubuhnya yang besar, daru mengambil alih tali timba yang berada di dalam genggaman tangan gue lalu menariknya secara perlahan " itu apa bang......?" tanya daru, diantara pandangan matanya yang menatap ke dalam lubang sumur yang gelap ....blupppp... Entah benda apa yang telah terjatuh ke dalam air di dalam sumur hingga menimbulkan suara yang menggema, tapi yang pasti seiring dengan terdengarnya suara gema tersebut, pergerakan tangan daru yang tengah menarik tali timba terlihat semakin ringan, hingga akhirnya ketika ember yang berada di ujung tali timba mencapai bibir sumur, gue dan daru hanya bisa saling berpandangan dalam benak tanya atas apa yang sebenarnya telah terjadi " lu tadi lihat kan bang...sebenarnya yang tadi tersangkut di ember ini, benda apa ya...?" tanya daru sambil memandang ke dalam sumur Sekelumit perbincangan kecil antara gue dan daru adalah sebuah bentuk ketidaksadaran kami dalam menangkap sebuah sinyal alam yang mencoba untuk memberikan kami sebuah jawaban atas misteri yang menyelimuti tempat tinggal kami...yaa...sebuah misteri yang akhirnya memberikan kami sebuah pelajaran bahwa ada sisi lain selain sisi kebahagian yang menyelimuti dari sebuah kata warisan

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu