Babes!
  • WpView
    Reads 1,180
  • WpVote
    Votes 141
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2020
Karena Ayahnya yang sering marah-marah sedari ia kecil, Bara jadi punya masalah dengan mentalnya. Beruntung, kekurangan itu tertutupi oleh ketampanan dan kepopulerannya. Sementara itu, Besla ingin sekali menjadi atlet basket. Namun neneknya selalu melarang dan menuntutnya untuk menjadi desainer seperti ibunya. Berawal dari terlambat lalu dihukum bersama, mereka berdua pun menjadi dekat, padahal Bara adalah orang yang disegani disekolah. Masalah demi masalah pun menimpa mereka berdua. Akankah mereka mampu menjalaninya?
All Rights Reserved
#35
chance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • •❃𝐒𝐞𝐥𝐁𝐚𝐫𝐚❃•|✓
  • DANADYAKSA
  • The Real Brengsek Boy (END)
  • Arsyilazka
  • MAWAR
  • ARGLADIS
  • Say My Name
  • Basket dan Voly
  • Ray Bara [SUDAH TERBIT]

Ini kisah tentang : ❃➻Balqis dan Baskara ❃➻Dengan panggilan Selena dan Bara ❃➻Anak K-pop dan anak game ❃➻Anak basket dan anak karate ❃➻Si takut tatapan dan si mata tajam ❃➻Si cuek dan si cari perhatian ❃➻Si ceroboh dan si teliti ❃➻Si bulan dan si matahari Mereka berbeda, namun disamakan dengan gangguan hati yang tak mau jatuh cinta. Namun nyatanya .... mereka adalah sepasang kekasih yang sama mencoba untuk jatuh cinta lagi di tengah masalalu yang datang kembali. ♡ ☆ ♡ Baskara menatap Balqis dengan tatapan elangnya. Jangan lupakan wajah datar, dan mulut tebal yang terkatup rapat. "Bara, please .... liatin guenya biasa aja. Mau gue colok atau gimana?" Balqis selalu menghindari tatapan lelaki yang entah sejak kapan ia panggil dengan sebutan Bara. Balqis paling tidak suka tatapan tajam lelaki itu. Baskara menyebut gadis itu payah karena kelemahannya hanya sebuah tatapan. Namun bagaimana jadinya jika Baskara menganggap payah dirinya karena kelemahannya adalah seorang Selena Rumaisha Balqis yang kerap orang lain panggil Balqis. Bahkan ia jatuh hati pada Balqis hanya karena memandang gadis itu dari punggungnya saja. "Selena, gue suka nama lo." Balqis hanya mengembungkan pipinya dengan malas. ©amoy

More details
WpActionLinkContent Guidelines