Babes!
  • WpView
    Reads 1,178
  • WpVote
    Votes 141
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2020
Karena Ayahnya yang sering marah-marah sedari ia kecil, Bara jadi punya masalah dengan mentalnya. Beruntung, kekurangan itu tertutupi oleh ketampanan dan kepopulerannya. Sementara itu, Besla ingin sekali menjadi atlet basket. Namun neneknya selalu melarang dan menuntutnya untuk menjadi desainer seperti ibunya. Berawal dari terlambat lalu dihukum bersama, mereka berdua pun menjadi dekat, padahal Bara adalah orang yang disegani disekolah. Masalah demi masalah pun menimpa mereka berdua. Akankah mereka mampu menjalaninya?
All Rights Reserved
#231
chance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • When Love Became a Memory
  • Me and Monday (lagi sambil direvisi)
  • Ray Bara [SUDAH TERBIT]
  • DANADYAKSA
  • The Real Brengsek Boy (END)
  • MAWAR
  • TAFIA'S TEARS
  • Basket dan Voly

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa

More details
WpActionLinkContent Guidelines