Story cover for Adorable by verofnasywaz
Adorable
  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Oct 01, 2018
"gue selalu nemenin lo dari kecil" 

"gue selalu bantu lo kalo sekarang lo ada masalah" 

"kalian masih sahabat gue kok" -Auryn

"please peka!!" teriak 2 lelaki itu.



'Friend or Love?' Auryn hanya perlu memikir kan dengan benar.






Selebihnya silakan baca, tambah ke perpusatakaan, reading list :).
All Rights Reserved
Sign up to add Adorable to your library and receive updates
or
#263jhs
Content Guidelines
You may also like
Im Yours. by GaaSukaGalaxy
17 parts Ongoing
"Percintaan itu memuakkan," ujar Aleena Gasha Zinantya. "Gak punya pacar tapi punya support system itu asik," ujar orang lain yang berakhir terikat dengan hubungan 'kekasih', Aruna Rumantara. "Jomblo itu asik," ujar seorang lain yang tetap menjomblo hingga saat ini, Kiana Sataryana. "Mau punya pacar, tapi selera gue terlalu di luar nalar," ujar satunya lagi yang meratapi nasibnya, Havina Laksadinata. *** Klimaks of the their Love Story "Gue gak sempurna." => "Gue gak butuh lelaki sempurna. Gue butuh lelaki yang menyempurnakan wanitanya." -Gasha. "Maaf, aku gak cocok buat kakak." => "Gak ada manusia yang cocok sama gue. Itu semua tergantung penilaian mereka mengenai gue sama lo. Gue ngerasa cocok sama lo. Jangan anggap lo gak cocok sama gue." -Aruna. "Gue, seneng kenal lo." => "Gue lebih seneng lagi kenal sama lo, kebih dari seneng. Bahkan kalau gue bisa ambil bintang, gue ambil sekarang juga buat lo." -Kiana. "Stop, semua berakhir. Gue ga pantes lagi buat lo." => "Pernah gue bilang? Lo gak pantes dimana? Lo yang punya hati gue, lo yang pantes milikin gue, buang segala insecure lo dan cerita ke gue, kenapa." -Havina. *** --Baca aja, aku ga bisa bikin deskripsi.-- •Mengandung bahasa kasar. Baik deskripsi ataupun kalimat, karena emang gue bukan orang yang ramah. Kalau lo gak suka, silahkan hengkang. •Nonbaku. •Jika tidak cocok dengan cerita, silahkan hengkang. •Boleh berkata kasar di kolom komentar, asal tidak membawa dalam dunia nyata. •Tolong Voment, biar aku semangat update. •Sorry for Typo. Typo bertebaran, harap dimaklumi.
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
You may also like
Slide 1 of 10
The Game cover
Sahabat Jadi Cinta [END] cover
Im Yours. cover
Eliinaa cover
Imaginary Boyfriend cover
Pacarku, Idolaku cover
IS IT LOVE?  [On Going] cover
No Longer Mate cover
AURELLIE cover
Hello Alin | ✔ cover

The Game

12 parts Ongoing

Rara cuma pengen hidup santai di sekolah kejuruan, meski harus berjibaku sama tumpukan tugas, guru galak, dan temen-temen yang mulutnya suka nyinyir tapi sayang. Di tengah chaos-nya masa putih abu-abu, ada dua cowok yang bikin hatinya jungkir balik: Raka, cowok kalem yang dulu pernah bikin jantungnya deg-degan, dan Dhean, sahabat satu circle yang makin lama makin bikin susah napas karena kelakuannya yang manis tapi ngeselin. Awalnya, Rara dan Dhean cuma sahabatan. Tapi semenjak sering kerja bareng tugas komputer, nonton film bareng di kelas (yes, di kelas!), sampai -niittt!- di pojokan ruang ekskul, batas antara "temenan" dan "bucin" makin buram. Sementara itu, Raka perlahan menghilang dari radar-kayak nggak pernah ada rasa di antara mereka. Masalahnya, Rara dan Dhean nggak pernah benar-benar ngomongin perasaan. Mereka bukan pacaran. Tapi pelukan, gandengan, dan tatapan yang dikira biasa itu... makin bikin susah berpaling. Dan di antara candaan Maya yang selalu nyeletuk sinis soal mereka berdua, Rara mulai bertanya-tanya: sebenernya, ini hubungan apa sih? Dan kenapa gue ga bisa berhenti mikirin dia? **** Guys cerita ini br di lanjut setelah 7 taun hiatus. 2017 terakhir nulis skrng udah 2025 bulai april wkwkwkwkw Doain gue ya bisa kelarin cerita ini wkwwk. Update seminggu 2 kali selasa dan kamis. Staytuneeeee