Secangkir Kopi Cinta

Secangkir Kopi Cinta

  • WpView
    Reads 285
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 4, 2019
Bagaimana jadinya seorang cewek alay, manja dan cerewet harus menjadi seorang pelayan sebuah cafe? Nisa atau lebih lengkapnya Annisa Putri Damantyo. Cewek manja bermarga Damantyo harus menjadi pelayan di cafe milik keluarganya gara-gara slalu membuat masalah di sekolahnya. Dan bagaimana jadinya jika Nisa harus bertemu dengan seorang pelanggan cafe yang menurutnya lebih menyebalkan dari pada kakaknya? Dan bagaimana jadinya ketika si pelanggan cafe tersebut malah membuatnya jadi suka senyum-senyum sendiri? Cerita ini hanya cerita fiksi jika ada persamaan tempat, nama tokoh, cerita, atau yang lainnya hanya kebetulan saja. Terima kasih. langsung coba baca aja ya. Moga aja suka sama tulisan pertama ku ☺☺. Di buat - 29/09/2018 Selesai - ..............
All Rights Reserved
#6
troubelmaker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Manja, Jangan Pergi! [Slow Update]
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • CHILI IS NOT CHILL
  • I'm Yours? - What Is Love?
  • [ COMPLETED] AFTER WORK
  • Terima Kasih, Rumah

"Bani!!! kamu tega beneran tinggalin aku?"tanya si gadis dengan cemberut dan mata berkaca-kacanya, mau menangis. Seorang cowok bernama Bani itu menghembuskan nafas jengah. "Iya."jawab singkatnya yang hanya menengokkan sedikit kepalanya, tanpa berbalik badan. "kamu jahat!"rajuk si gadis itu dengan teriakan nya. kesal, kecewa, dan sedih ketika 'bunny' nya terlihat malas dan lelah menghadapi dirinya. Apa salah dirinya sih? ia hanya mau Bani tidak menengok ke wanita lain, hanya boleh menatap dirinya! Ia hanya mau Bani terus menggandeng nya, ia hanya mau Bani lembut dan tidak datar kepada dirinya, ia hanya mau Bani selalu memperhatikan dirinya! Baik dalam bercerita maupun mengadu. Tapi tadi apa? Bani terlihat tidak tertarik dengan dirinya! Ia sadar, ia bawel dan berisik. Apapun yang dia mau dan minta, harus ada dan terlaksana. Ia mau terus didengarkan! Egois? memang. Aku tak peduli. aku seperti itu? Ya memang itu aku, aku seperti itu. ~Keisya Putri Malati. Tukang ngerengek! Apa-apa harus ada, gak bisa susah sedikit, manja berlebihan, cengeng mudah nangis, untung cantik dan untung gue sayang, dasar! ~Bani Putra Pratama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines