Embellishment Precious

Embellishment Precious

  • WpView
    Reads 39,491
  • WpVote
    Votes 1,989
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 25, 2024
Aku seorang manusia, tapi aku di perlakukan layaknya sebuah hiasan boneka yang berharga. aku harus menjadi seperti boneka pajangan yang sungguh-sungguh, aku di pakaikan gaun-gaun yang indah, dan harus bersikap layaknya boneka yang tak hidup. aku merasa hidup ku seperti manekin. Selama aku menjadi boneka aku tak di ijinkan bergerak, bahkan mereka menyuntikan sesuatu ke dalam tubuhku hingga membuat ku lemas tanpa bisa berkata-kata. Mereka memang memperlakukan ku dengan sangat baik, hingga sampai aku tak di ijinkan memegang sendok ku sendiri untuk makan, mereka takut kulit putih dan halus ku akan lecet. Tetapi aku tak senang di perlakukan seperti itu oleh mereka. Aku ini manusia bukan boneka maupun manekin, bahkan aku laki-laki bukan perempuan yang bisa di pakaikan gaun maupun dress.
All Rights Reserved
#52
kuasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE POWER OF MY EYES [BOYSTORY]
  • [End] Trauma
  • ᴹʸ ᴶⁱᵐⁱⁿ⁻ˢˢⁱ YOONMIN [DEWASA] END✓
  • If I Ruled The World (End)
  • Behind Every Scar
  • Difficult To Forget//kuroken
  • S1 Transmigrasi NOMIN‼️
  • SHIZUN
  • Mafia's Special Mission || JossRyan [FR]

Aku sudah terbiasa dianggap seperti orang yang tidak waras oleh sebagian orang, karna keistimewaan ku, tapi bagiku itu bukan ke istimewaan melainkan sebuah kutukan dan aku tidak pernah bisa menerima ini sebagai sebuah keistimewaan. Banyak yang mengatakan begitu menyenangkan bisa melihat "mereka" padahal tidak sama sekali, jika boleh aku katakan, aku ingin merubah takdir ku, ini semua karena mata ku, mataku yang bisa melihat apa yang tidak mereka lihat. Mata ku, mata ku yang tidak seperti manusia pada umumnya, mata ku bisa melihat apa yang tidak bisa dilihat manusia dengan mata telanjang. Mata ku bisa mendeteksi dimana keberadaan mereka, mata ku bisa melihat bagaimana rupa mereka. Aku takut itu pasti, aku takut bukan karna mereka menyeramkan, tetapi aku takut mereka mencelakai orang terdekat ku. Bagaimana bisa ada orang yang tidak mempercayai keberadaan mereka? Bagaimana bisa mereka tidak mempercayai tentang mereka yang bisa saja menggangu manusia?Ini memang tidak bisa di cerna dengan akal sehat manusia, tapi setidaknya kita tau, bahwa mereka ada, mereka memperhatikan kita dan mereka bisa saja mencelakai kita kapan saja. "This world is not only filled with humans" -Gou Mingrui ....

More details
WpActionLinkContent Guidelines