Kemana Aku Harus Pergi ?

Kemana Aku Harus Pergi ?

  • WpView
    Leituras 19
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, out 1, 2018
Barangkali benar, perkara hati seringkali sulit kupahami. Termasuk perasaan luka dan kecewa di dalamnya. Kamu pernah menyuruhku untuk menyerah saja, kamu pernah membuat aku menunggu dan bertanya-tanya. Namun aku masih dengan keras kepala berdiri di tempat yang sama. Kerap kali aku suka berpikir, untuk apa aku terus bertahan dalam ketidak pastian kisah, berdiri tegak dalam jeda panjang yang tak kunjung usai, mengulur-ulur waktu untuk berpisah. Meyakinkan diri untuk kesekian kali, ini hanya jeda, bukan akhir. Tak ada dari kita yang rela mengakhiri kisah ini. Namun untuk bersama, kenyataannya hanya akan menambah luka. Kamu tahu mengapa? Sebab ada yang jauh lebih kuat dibandingkan keinginanku untuk menyudahi segala, yaitu setiap jejak rasa yang masih sama sejak pertama. Atas apa yang sudah kita lalui dan kita percayai. Jika untukmu tidak, maka biarkan aku saja yang tetap berkeras hati menjaga perasaan ini. Hingga nanti saat aku benar-benar sampai pada batas lalu melepasmu dengan ikhlas Maka, jika tak ada jawaban atas sebuah pilihan, bolehkah aku bertanya? Apakah cinta tetap dinamakan cinta jika bertahan pada ketidak pastian? -wordhunter & SatuHuruf #wordhunterpost #SunyiBerbunyi
Todos os Direitos Reservados
#251
asya
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Regrets of Love
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Second Choice?
  • Cinta Yang Habis
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • Izinkan Aku Menghalalkanmu [END]
  • Mahligai Sunyi
  • [END] Blind Rainbow

Kamu berhasil menyadarkanku makna cinta yang sesungguhnya. Semua tampak jelas bagaimana caramu menjagaku. Hingga aku mendengar kata yang sudah lama kunanti terucap dari bibirmu. Cinta... Begitulah kedengarannya, sangat manis bukan? Tapi tidak bagiku. Kamu mampu menanam kuat kata cinta dalam hatiku dan membuat kata cinta menjadi hancur. Mungkin bagimu cinta telah lenyap begitu saja terbawa oleh angin, sama seperti jiwamu yang telah hilang di mataku, namun tidak di hatiku. Suatu ketika dia hadir membawa cinta. Aku mulai meragukan apakah cinta benar nyata. Haruskah kubuka kembali pintu hatiku yang telah lama tertutup karena kamu berada didalamnya? Sanggupkah aku melupakanmu dan membuang jauh kenangan yang telah kita ciptakan? Apa mungkin jika suatu saat nanti kamu dan dia berada dalam satu hati yang sama? Sangat disesali jika hal itu benar terjadi. Namun, dia mewujudkan kemungkinan itu dengan caranya sendiri. Akankah kusebut kisah yang Tuhan gariskan adalah penyesalan cinta?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo