Kemana Aku Harus Pergi ?

Kemana Aku Harus Pergi ?

  • WpView
    LECTURAS 19
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 1, 2018
Barangkali benar, perkara hati seringkali sulit kupahami. Termasuk perasaan luka dan kecewa di dalamnya. Kamu pernah menyuruhku untuk menyerah saja, kamu pernah membuat aku menunggu dan bertanya-tanya. Namun aku masih dengan keras kepala berdiri di tempat yang sama. Kerap kali aku suka berpikir, untuk apa aku terus bertahan dalam ketidak pastian kisah, berdiri tegak dalam jeda panjang yang tak kunjung usai, mengulur-ulur waktu untuk berpisah. Meyakinkan diri untuk kesekian kali, ini hanya jeda, bukan akhir. Tak ada dari kita yang rela mengakhiri kisah ini. Namun untuk bersama, kenyataannya hanya akan menambah luka. Kamu tahu mengapa? Sebab ada yang jauh lebih kuat dibandingkan keinginanku untuk menyudahi segala, yaitu setiap jejak rasa yang masih sama sejak pertama. Atas apa yang sudah kita lalui dan kita percayai. Jika untukmu tidak, maka biarkan aku saja yang tetap berkeras hati menjaga perasaan ini. Hingga nanti saat aku benar-benar sampai pada batas lalu melepasmu dengan ikhlas Maka, jika tak ada jawaban atas sebuah pilihan, bolehkah aku bertanya? Apakah cinta tetap dinamakan cinta jika bertahan pada ketidak pastian? -wordhunter & SatuHuruf #wordhunterpost #SunyiBerbunyi
Todos los derechos reservados
#84
asya
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • The Wait is Over
  • Second Choice?
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Cinta Yang Habis
  • Mahligai Sunyi
  • Regrets of Love
  • IF YOU
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Izinkan Aku Menghalalkanmu [END]

~Teenfiction-Romance-Religi~ Cinta? Apa itu cinta? Bagiku cinta itu bulshit, hanya sekedar omong kosong. Aku bahkan nggak pernah menganggap bahwa cinta itu ada di dunia ini. Kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehan luka. -Aisyah- *** Dua pria, satu wanita. Antara sahabat dan cinta, keduanya sama-sama berarti dalam hidup. Entah memilih maju untuk memperjuangkan perasaan demi cinta atau malah memilih mundur merelakan perasaan demi sahabat. Keduanya memang pilihan yang sulit, tapi lebih sulit lagi ketika mengetahui bahwa wanita yang mereka cintai adalah wanita yang phobia tentang segala hal yang berhubungan dengan cinta. "Coba sebutkan satu kata yang mendefinisikan cinta menurut lo". "Bulshit". "Kenapa lo bisa nyimpulin kalau cinta itu bulshit?". "Ya emang kenyataannya gitu kan. Cinta itu cuman omong kosong. Nggak ada yang bisa dipercayai di dalam cinta". "Jadi lo benar-benar gak percaya kalau cinta itu ada?". "Iya, kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehkan luka". "Sekarang mungkin lo nggak percaya kalau cinta itu benar-benar ada, tapi suatu saat nanti lo akan menyesali perkataanmu itu. Tunggu aja Syah, akan kubuat lo benar-benar merasakan cinta dengan cara gue sendiri hingga lo lupa akan rasa sakit di dalamnya". *** Akankah Aisyah benar-benar akan merasakan cinta? Akankah mindset Aisyah akan berubah tentang cinta? Atau malah lebih memilih mementingkan egonya untuk tidak akan pernah merasakan sesuatu bernama cinta? Ikuti kisahnya dan kamu akan mendapatkan jawabannya. Siapin tissue yang banyak karena cerita ini akan mengajarkanmu arti sabar, ikhlas, dan bersyukur, serta mengajarkan arti cinta sesungguhnya. Cerita ini diadaptasi dari kisah nyata dengan dibumbui sedikit cerita fiksi untuk melengkapi kisah nyata yang kurang lengkap.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido