Lili
  • WpView
    Reads 2,372
  • WpVote
    Votes 190
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 13, 2020
Vanezi Nataliliana, itu aku. Sebagai anak yang hanya tinggal bersama Ibu aku menjadi anak penurut. Ayah? Ayah dan kakakku pergi sejak orang tuaku memutuskan untuk berpisah. Dengan sehari hari yang menjadi pribadi kurang rajin. Topan selalu membantuku memperbaiki segala sisi negatif hidupku. Yah, walaupun kadang memang dia menjengkelkan dan memaksa. Tapi siapa yang bisa merekayasa perasaan? Aku yang tidak paham dan belum pernah tahu apa itu cinta. Selalu digosipkan yang tidak-tidak. Hidupku seperti menjadi kehidupan manusia yang paling membingungkan dan menyedihkan. Lebih baik menjadi diri sendiri. Tapi kalau aku tidak tahan, bagaimana bisa? Tapi kata Topan aku bisa. ......... "Hei! Sini, rambutmu berantakan!" "Biarin, aku mau cepet beli eskrim. Ayo Pan!" "Nggak,". Topan segera menggeret tangan Lili sampai dia terduduk dan segera melancarkan aksinya. "Aww, pelan-pelan dong sisirinnya. Sakit Jalangkung, aw!" "Makannya diem. Jangan gerak-gerak." "Ck. Aku nggak nyuruh loh, kamu sendiri yang mau. Terserah aku lah." "Bawel." ............ Sampai akhirnya waktu dan impian akan memisahkan mereka. Apa yang akan terjadi nanti? Apa rasa itu akan selalu sama? Kita tak akan pernah tau jika tak membacanya kan? Ikuti terus kisah serunya kehidupan mereka di "Lili" dan semoga menghibur. Terimakasih
All Rights Reserved
#11
topan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Segitiga [END]
  • DEVIAN [END]
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • My Friend and My Bestfriend
  • No Longer Mate
  • Eliinaa
  • Become an Extra or Main Character [END]

Lima sahabat. Satu masa SMA. Tertawa,bertengkar,berlari dalam kenangan dan kehilangan. Ini cerita kita dan bagaimana hal yang kita anggap sederhana, ternyata berarti begitu besar saat berpisah.Ini kisah pertemanan diantara sekelompok remaja yang ingin menikmati indahnya kehidupan, pahitnya kenyataan dan hangatnya kebersamaan. "Kalau masalah pelajaran mungkin gue bakal mundur tapi kalau ada yang sentuh sahabat gue seujung kuku aja! Gue bakal jadi orang pertama yang maju buat mereka sampai akhir" Argani Khanza Nimah "Rumah gue emang hancur tapi berkat persahabatan ini gue bisa merasakan kembali kehangatan rumah yang sempat gue rasakan" Kanaya faustina "Nilai emang nomor satu bagi gue begitu juga sahabat karena mereka support sistem utama gue di saat dunia gue mulai menghitam" Tatianna Ushi Heleina "Umma selalu mengatakan bertemanlah dengan orang-orang baik dan aku akhirnya menemukan mereka yang selalu memberikan aku kenyamanan melindungi ku dari pembuat onar dan selalu mendukung apa yang aku lakukan" Qiana Wafa Yasmin "Disaat orang-orang melihat gue dengan tatapan aneh tapi mereka selalu mengembalikan kepercayaan diri gue yang selalu hampir menghilang dari dalam diri gue, mereka yang selalu percaya dengan kemampuan gue, mereka yang gak pernah merasa risih dengan kehadiran gue walau gender kami berbeda" Kivandra Liam Mahadhi

More details
WpActionLinkContent Guidelines