REALITAS FLAT EARTH

REALITAS FLAT EARTH

  • WpView
    Reads 64,335
  • WpVote
    Votes 2,509
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 31, 2020
Bagaimana kalau ternyata bumi adalah pusat alam semesta? Bagaimana jika ternyata bumi ini datar? Bagaimana jika ternyata semua sistem yang telah diterapkan di dunia selama ini salah? Bagaimana jika ternyata semua kejadian besar di dunia ini adalah HOAX belaka? Kenyataan di depan mata, hanya saja kita tidak menyadarinya. Jika kita tidak menyadari, gajah di pelupuk mata pun tak akan terlihat. Percaya atau tidak? Tentukan sendiri! (Nb : Butuh konsentrasi tinggi, level pemahaman tinggi dan kemampuan berfikir nalar yang tinggi untuk membaca work ini. Carilah tempat yang tenang dan hening sebelum membaca.) Baca juga : SIASAT IBLIS
All Rights Reserved
#4
propaganda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BIOPOCALYPSE : Extinction
  • EARTH IN 2150
  • ᴹᴱᴺᴱᴹᴮᵁˢ ᴮᴬᵀᴬˢ ᴵᴸᵁˢᴵ || # ³ ᵗʳⁱˡᵒᵍʸ
  • Waktu Bagian Semesta
  • Hisatsu
  • BERSUMBERLAH PADA AL-QUR'AN (TO BE SMART & WISE)
  • [α] The Lost Sister | END
  • Devil May Care ✔
  • Fivers Eternity [END]
  • Ombak Bintang || TXT [REVISI]

Selamat datang di abad post-pandemic. Inilah dunia 20 Tahun kemudian setelah wabah. Selama dekade terakhir, bumi menjadi rumah yang tak nyaman oleh keserakahan dan kesombongan umat manusia. Laut dipenuhi sampah dan minyak, hutan menjadi kering, dan makhluk hidup terus punah. Wabah penyakit mematikan pun terjadi setiap 100 tahun sekali. Sejarah umat manusia akan segera berakhir. Bukan karena perang nuklir ataupun bencana alam, melainkan kesalahan di balik tragedi virus Corona yang menimpa bumi Pertiwi. Sebuah mimpi buruk yang bahkan mampu mengubah sebagian besar populasi dunia menjadi kanibal yang kejam. Bukti menunjukkan bahwa virus P, proyek sains BRC, memiliki hubungan langsung dengan makhluk bermutasi. Bisa dikatakan, umat manusia sendiri adalah malapetaka yang membinasakan semua makhluk hidup dimuka bumi. Melanjutkan cerita sebelumnya, kini manusia menghadapi ambang dari kepunahan mereka di tangan hasil ciptaannya sendiri, wabah ZOVID 21. Yang terinfeksi telah berevolusi, tatanan masyarakat telah jatuh. Alam telah mengambil alih di mana-mana. Kehancuran lingkungan dan eksperimen biologis yang salah telah menciptakan skenario kiamat zombie, mendorong para penyintas yang tidak terinfeksi ke tepi jurang. Pada akhirnya, haruskah mereka tetap bersikap baik dan jujur, atau mengikuti naluri untuk bertahan hidup?

More details
WpActionLinkContent Guidelines