One Less Lonely Girl

One Less Lonely Girl

  • WpView
    Reads 340
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 3, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Sebuah cerita dimana seorang cewek yang datang kembali ke negara asalnya, negara yang pernah ditinggalinya semasa kecil. Sejuta kenangan manis dan luka terlukis disini. Cewek yang sikapnya tidak menentu hatinya ditutupnya dengan rapat. Mati rasaakan rasa sakit yang dia rasakan. Namun kehadiran seorang cowok bermata hitam pekat membuatnya merasa lebih hidup dan kembali mengerti apa arti kehidupan. Akan kah mereka bersatu? Bagaimana kisah mereka? . . . "Masalalu yang begitu mengecewakan dan membuatku menutup pintu hatiku. Namun siapa sangka hatiku kembali terbuka dengan datangnya seorang cewek beriris mata biru keabu abuan itu membuat mata hitam pekat milikku terpikat hingga menggerakkan hati dan meruntuhkan pertahananku untuk tak lagi mencintai." (Ravandra Dzaka Hastungkara Pratama. ) "Luka itu amat menyakitkan bagiku. Tak ingin lagi aku menemui hal semacam itu cukup sekali, dan ku harap hati ini bisa berhenti mencintai. aku masih terlalu takut untuk memulai rasa itu kembali. Namun kurasa dia berbeda membuatku lupa akan bagaimana rasanya terluka dan kuharap dia bisa bersamaku selamanya." (Ellinafreda Deverra Putri Demitrio)
All Rights Reserved
#72
manis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Halayacrep
  • ILUNGA √
  • Diary Zofanya
  • All Nonsenses (COMPLETED)
  • GREENSTA [END]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Hopeless
  • Grafi [End]
  • TITIK LUKA

Jangan bertanya apa kesalahanmu. Karena aku yang salah... percaya bahwa kau akan memperbaiki segalanya ~Ruvha Wethaloria Gadis manis itu diam dengan tatapan terluka, mati-matian menahan air mata yang akan tumpah jika saja lelaki itu tak menatapnya. Haruskah aku tertawa?! ~Zeris Ezadelthon Tampang memuakkan dengan sudut bibir yang tertarik membentuk lengkungan mengejek yang kentara, tak peduli sudah sesakit apa gadis dihadapannya. Ia hanya tau kalau gadis itu penyebab semua masalahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines