The Seek for A Peace

The Seek for A Peace

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 3, 2018
Setelah perjalanan hati yang panjang untuk mencari arti dari perkataan guruku "Silih asah, asih, dan asuh" bahasa asing yang bahkan aku sama sekali tidak mengerti apa yang ia bicarakan, setelah pelatihan keras akan apa artinya kehidupan dan kedamaian yang harus "Silih asahr, asihum, dan asuha", setelah didikan keras mengenai beladiri Serakh, Pamatcann, dan Tr'umbu serta seni memanah Jham'paring yang kaya akan filosofi dan makna kehidupan itu sendiri. Akhirnya aku dapat menemukan jawaban atas semua pencarianku dan perguruanku selama ini. Aku berlari menuju tepi danau bulan, aku menarik sebuah anak panah dari busurku, lalu aku membiarkan anak panah itu melesat dalam kilau keemasan membelah langit malam. Disaat itu pula aku baru menyadari bahwa setelah perjalanan panjang ini, semua perjalanan spiritual yang aku alami, derap langkah yang aku ambil, dan setiap desah nafas yang aku tarik. Aku mengerti. Nasib dunia, kini ada di atas telapak tanganku sendiri. ---------------------------------- Lika - liku kehidupan dan kisah perjuangan Alleria, seorang gadis Half-breed elf-human untuk mengembalikan perdamaian ke jagad Jorvaskr. Dibumbui oleh kearifan lokal dari tempat penulis tinggal. Dikemas dalam dimensi dan filosofi yang berbeda namun sangat related dengan kearifan lokal itu sendiri. Serta dibumbui oleh kisah Romansa sang tokoh utama. "Apa jadinya jika kau hidup di zaman tanpa adanya kedamaian? Kehidupanmu layaknya berada diujung tanduk jika kau tidak berjuang. Kebodohan merambah ke seluruh pelosok dunia. Api.. Asap.. Kematian.. Darah.. Peperangan kembali dimulai." -Arlingeir
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Villainess Illusion
  • Life: Of The Fantasy World
  • The Miracle Of Crystals
  • Sang Manusia (Revisi)
  • Midnight Rules (HARQEEL AU)
  • Pain of the Slayer
  • The Last Great Magician [Completed]
  • POM #1 The Return of the Witch [END]

---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!

More details
WpActionLinkContent Guidelines