Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Wassalamu'alaikum Imam Idaman

Wassalamu'alaikum Imam Idaman

  • WpView
    LECTURAS 56
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, mar 31, 2020
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
"Ketika kebanyakan orang mengucapkan Assalamu'alaikum. Maka aku mengucap Wassalamu'alaikum, Imam Idaman." * Di sini akan aku ceritakan tentang sebuah kisah yang tak akan pernah terlupa. Sebuah kisah yang berhasil menuntunku menuju jalan yang seharusnya. Sebuah kisah yang mengajarkan bahwa ketika menggantungkan harapan terhadap manusia, bukan suka yang didapat, melainkan kecewa. Tapi ketika segala harapan itu hanya digantungkan kepada Allah yang Esa, disitu bukan hanya suka yang dirasa, bahagia pun akan senantiasa menyapa. Karena Allah Subhanahu wa Ta 'ala berfirman: "Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap." (Q.S. Al-Insyirah: 8) Semoga kisahku ini bisa menjadi pembelajaran juga bagi kalian yang berkenan membacanya, yang sedang di mabuk asmara. Sampai jumpa, ***
Todos los derechos reservados
#16
cintasegibanyak
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • HARUSKAH KU PERGI
  • Cinta yang Taat
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN
  • Story Nisya
  • AMIRA AZZAHRA  [RE-PUBLISH]
  • senja di matamu
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Angel To Raya (END)
  • Terima Kasih, Luka

Ketika cinta datang aku menolaknya dan ketika ia pergi aku baru menyadari bahwa pentingnya arti menghargai. Bolehkah aku egois? sejenak saja, memikirkan perasaanku tanpa ada embel-embel pengorbanan. Bolehkah aku sedikit berharap? agar bisa bersamanya menatap hari indah, menua bersama dipenghujung asa. Bolehkah aku berhenti? Disuatu titik dimana rasa itu mulai merekah. Bolehkah ku minta bersamamu lagi? mengulang kenangan yang pernah terhenti karna rasa diri belum mengerti. Bolehkah ku meminta menghapus keraguan yang sempat tertanam hingga rasaku mulai goyah tak tentu arah? Bolehkah ku meminta menarik segala ucapan ku untuk pergi darimu meskipun ku tak mau? Tapi itu semua hanya khayal ku menahan segala rasa rindu yang bersemayam dikalbu Atas dasar bersalahku meninggalkan mu dan memilih menutup mata untuk segala rasa sakit yang tak kau tahu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido