Surat Untuk Diyana

Surat Untuk Diyana

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 7, 2019
"Gue ga mau, lo ga liat gimana dia kemarin" teriaknya. "Aku mohon sama kamu... ini semua hanya sementara sampai aku sembuh" mohonnya. "Iya... lo selalu bilang ini semua cuman sementara... tapi gimana perasaannya nanti kalau tau ini semua ha... lo mikir... dia bisa sakit hati karna kemauan lo yang kaya gini. Liat keadaan lo sekarang lo makin parah... gue ga bisa kaya gini terus gue ngerasa kaya ngehiyanatin lo berdua" "Aku mohon... aku akan berusaha untuk sembuh secepatnya" jawabnya dengan lemah. 'Gue tau... lo pasti berusaha sembuh untuk dia... tapi gimana dengan hati gue yang mulai ada rasa dengan orang yang lo cintai ini'
All Rights Reserved
#930
perasaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waiting To Be Ended
  • Cinta Tak Pernah Salah
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • SKALA (Reana) COMPLETED
  • Story
  • Sincere (Nara)
  • Terima kasih Ravindra
  • GHATAN

WARNING!!! "JANGAN DIBACA NANTI BAPER, MEWEK DITANGGUNG DIRI SENDIRI" Aku tau ketika aku siap untuk memilih menjatuhkan hati kepada seseorang harus siap juga untuk terluka. Setiap orang pasti memiliki cerita cintanya masing-masing, begitulah dengan kisah cintaku yang selalu berujung dengan harapan, dan penantian. Terkadang aku iri dengan mereka yang tanpa perlu berjuang dapat dengan mudah mendapatkan hati orang yang dicintainya, sementara aku butuh berkali-kali bahkan hingga bertahun-tahun berjuang untuk mendapatkan hatinya. Entah mengapa aku selalu percaya bahwa keajaiban itu akan datang, kisahku tidak seperti kisah yang ada kebanyakan menanti dan berakhir dengan kebahagiaan tetapi tidak juga berakhir dengan kesedihan, semoga kisahku dapat menginspirasi setiap kalian yang pernah atau bahkan sampai detik ini menunggu orang yang kalian cintai. -Velly

More details
WpActionLinkContent Guidelines