Kumpulan Puisi

Kumpulan Puisi

  • WpView
    LETTURE 17
  • WpVote
    Voti 7
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, ott 5, 2018
Termenung sejenak dan cobalah untuk mulai merangkai kata demi kata dari pikiran, tuangkan IMAJINASI yang beterbangan di pikiranmu kemudian tulislah! written by ; Diana putri A ❌asli imajinasi ❌⬇⬇⬇ ©belajar nulis puisi ,boleh kn? 😂©
Tutti i diritti riservati
#153
kumpulan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Diksi Dalam Sepi
  • Goresan Pena
  • ZEEDIEN  [End]
  • Cinta Berbalut Puisi
  • ROMANSA KATA
  • SAJAK HATI
  • Amelia
  • SUARA TINTA (Selesai)

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti