Story cover for King and Queen by ShintaArtHazevia
King and Queen
  • WpView
    LECTURAS 11
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 11
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado oct 03, 2018
"Queen, kamu mau mama jodohkan dengan King . kamu mau kan?" ucap Ressa -mama Queen

"Hah!! aku sama siapa?" ucap Queen kaget.

"sama King sayang, kamu mau kan?"

"King itu siapa?kenapa harus King sih ma?" ucap Queen tidak terima.

"papanya king itu pemilik perusahaan yang besar, papa kamu sama papanya King mau kerja sama, syaratnya ya kamu harus dijodohkan dengan King. kamu mau kan sayang?"ucap Ressa membujuk.

"emang nya harus apa?" tanya Queen.

"kamu mau atau tidak? kalau kamu tidak mau jangan salahkan papamu jika perusahaan nya bangkrut." ucap Ressa.

"yaudah deh ma, tapi aku kan masih SMA, aku masih mau sekolah ma" ucap Queen mencari alasan

"kamu akan sekolah, tetapi satu sekolah dengan King "

"Aku harus pindah sekolah gitu?"

"ya ,biar kamu dijagain sama King "

gue dijagain, emang nya bocah apa?
demi perusahaan papa gue ,gue harus dijodohin.
gapapa lah, tapi King itu siapa?
wajah nya seperti apa?

"yaudah deh ma, kapan pindah sekolah nya?"

"Hari ini" ucap Ressa.

"Hah! hari ini? cepet banget" ucap Queen kaget. Pasalnya saat ini masih pagi.

"Iya, mangkanya dari tadi mama bicarakan ini , supaya hari ini kamu bisa langsung pindah sekolah"

"Yaudah kalau gitu" 
  

Apakah dia akan betah dengan sekolah barunya?
Bagaimana dengan teman di sekolah lamanya?
Apakah dia akan menikah saat masih sekolah?

Masih banyak lagi pertanyaan di kepala Queen

Apakah ia akan bertahan menikah saat masih sekolah?

_ShintaArthameviaEzzaPutri_
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir King and Queen a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#407king
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Elvina [COMPLETED] de Adelianni_
45 partes Concluida
-Elvina Allya Cewek tomboy yang biasa dipanggil El sedang menghadapi kasus friendzone. Dia selalu mengorbankan apapun demi kedua sahabatnya yang saling suka. Meskipun itu membuatnya berkali-kali menangis seorang diri dikamar. - • - "Lo pikir kenapa selama ini, selama bertahun-tahun lo jadiin dia samsak-nya emosi lo, lo pikir kenapa dia bisa bertahan sampai sekarang?" lanjut Ezra. Mendengar itu, El langsung tersadar tentang apa yang akan disampaikan cowok itu. Ia segera mendekat ke sebelah cowok itu dan berencana mencegahnya. "Zra," lirih El sambil memegang lengan Ezra dan menggeleng kecil untuk menyuruhnya diam. Namun, Ezra tak menghiraukan itu dan tetap melanjutkan apa yang selama ini ia tahu tanpa mau bergerak sedikitpun meskipun sudah ditarik oleh El. "Maksud lo?" tanya Rafa dengan bingung. Ia juga ikut penasaran saat Ezra tiba-tiba membahas hal itu. "Heh brengsek! Dengerin gue baik-baik ya. Buka kuping lo lebar-lebar!" tegas Ezra. Rafa menjadi terdiam dan mendengarkan cowok itu. "Dia suka sama lo bego! Dia sayang banget sama lo! Bahkan udah cinta!" bentak Ezra. Rafa kaget mendengar ucapan Ezra yang sangat di luar dugaanya. "Denger gak lo?! El tuh suka sama lo dari dulu! Sebelum lo kenal sama Rere!" tambah Ezra semakin membuat El marah. Plakk!! El menampar pipi Ezra dengan keras. -Rank- #13 friendzone [02/6/24] #937 sekolah [02/6/24] #296 teenlit [02/6/24] #130 wattys [02/6/24] #509 sahabat [02/6/24] #560 lucu [02/6/24]
Mine [SELESAI] ✔ de Iputry
39 partes Concluida
PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
Elvina [COMPLETED] cover
Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu! cover
Arsyilazka cover
Jodohku cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Mine [SELESAI] ✔ cover
GASA [end] cover
MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)  cover

Elvina [COMPLETED]

45 partes Concluida

-Elvina Allya Cewek tomboy yang biasa dipanggil El sedang menghadapi kasus friendzone. Dia selalu mengorbankan apapun demi kedua sahabatnya yang saling suka. Meskipun itu membuatnya berkali-kali menangis seorang diri dikamar. - • - "Lo pikir kenapa selama ini, selama bertahun-tahun lo jadiin dia samsak-nya emosi lo, lo pikir kenapa dia bisa bertahan sampai sekarang?" lanjut Ezra. Mendengar itu, El langsung tersadar tentang apa yang akan disampaikan cowok itu. Ia segera mendekat ke sebelah cowok itu dan berencana mencegahnya. "Zra," lirih El sambil memegang lengan Ezra dan menggeleng kecil untuk menyuruhnya diam. Namun, Ezra tak menghiraukan itu dan tetap melanjutkan apa yang selama ini ia tahu tanpa mau bergerak sedikitpun meskipun sudah ditarik oleh El. "Maksud lo?" tanya Rafa dengan bingung. Ia juga ikut penasaran saat Ezra tiba-tiba membahas hal itu. "Heh brengsek! Dengerin gue baik-baik ya. Buka kuping lo lebar-lebar!" tegas Ezra. Rafa menjadi terdiam dan mendengarkan cowok itu. "Dia suka sama lo bego! Dia sayang banget sama lo! Bahkan udah cinta!" bentak Ezra. Rafa kaget mendengar ucapan Ezra yang sangat di luar dugaanya. "Denger gak lo?! El tuh suka sama lo dari dulu! Sebelum lo kenal sama Rere!" tambah Ezra semakin membuat El marah. Plakk!! El menampar pipi Ezra dengan keras. -Rank- #13 friendzone [02/6/24] #937 sekolah [02/6/24] #296 teenlit [02/6/24] #130 wattys [02/6/24] #509 sahabat [02/6/24] #560 lucu [02/6/24]