Ku Cinta Nanti

Ku Cinta Nanti

  • WpView
    Reads 175
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 20, 2020
Di Cafe yang biasa Dimas dan Alvira datangi dan berada di tempat duduk favorit mereka sekarang ini. Namun ada yang sedikit berbeda. Bukan Dimas yang duduk di hadapan Alvira sekarang. Melainkan sahabat dari Dimas yang sangat pendiam itu, Aero, yang Alvira sudah kenal semenjak ia berpacaran dengan Dimas. "Ayo kita pacaran." ucap Aero tanpa bertele-tele. Alvira yang mendengarnya langsung menolehkan kepalanya dan menatap mata Aero dalam-dalam. "Gue. Gak. Mau." jawab Alvira dengan nada yang sedikit ditekan. Walaupun Aero tidak mau hal itu terjadi, tapi mau tidak mau Alvira harus menerima itu. Itu adalah sebuah amanah dari Dimas yang sengaja tidak dikasih tau ke Alvira. Benar, Dimas memang memilih untuk putus dari Alvira dengan alasan yang tidak Avira ketahui secara pasti mengapa. "Mulai sekarang pokoknya kita pacaran. Lo milik gue. Gue milik lo." ucap Aero yang masih teguh pendirian bahwa ia harus menjadi pacarnya Alvira. "Percuma lo bilang itu berkali-kali ke gue kalo ternyata hati lo ga ada buat gue, Ro. Gue juga masih setia nunggu Dimas, kok. Maaf!" Alvira berseru lalu beranjak dan meninggalkan Aero sendirian. Padahal mereka baru saja datang dan belum memesan apa-apa. Banyak pasang mata yang menatap mereka heran. Namun Aero tetap pada pendiriannya, tidak peduli. Aero menggertakan giginya, ia memanggil pelayan dan memesan kopi hitam untuk dinikmatinya di perjalanan menuju rumah nanti.
All Rights Reserved
#31
alvira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Storm and Cross (TAMAT)
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • 𝙵𝚄𝙲𝙴𝙺[𝚋𝚘𝚢] ✔
  • Gula - Gula
  • Arsyilazka
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Upside Down
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • AILAH(END)✅
  • BEFUDDLES (SELESAI)

Aurora benar-benar tak sengaja saat menyenggol gelas berisi kopi panas milik cowok bernama Fajar, yang akhirnya tumpah mengenai kaki bagian atas cowok itu saat malam hari di sebuah warung makan. Ia sudah meminta maaf, tapi Fajar malah tidak mau memaafkannya dan hendak malah berbuat kurang ajar padanya. Saat itulah datang Arif, cowok yang menjadi penolong Aurora yang ternyata bermusuhan dengan Fajar. Sejak saat itu, Fajar terus mengganggu Aurora. Kehadiran cowok berlabel playboy itu membuat Aurora terganggu dan takut. Fajar bilang, ia menyukai dirinya, tapi Aurora tak percaya. Aurora yakin Fajar mengganggunya karena ia dendam pada Aurora karena ia telah menumpahkan kopi panas ke kakinya. Tidak mungkin kekesalan Fajar itu berubah menjadi cinta dalam kurun waktu yang teramat singkat. Ajakan Fajar untuk berpacaran dengannya jelas Aurora tolak, karena ia yakin bahwa Fajar hanya main-main. Sejak malam itu pula, Arif yang saat itu menolongnya berjanji akan melindunginya dari Fajar. Menemaninya sampai Fajar hengkang dari hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines