DOLEMEA

DOLEMEA

  • WpView
    Reads 105
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 10, 2019
WpInfo
Fanfic
Why Don't We
Walau takdir itu berbeda dengan rencana lo. Percayalah keputusan Tuhan itu yang terbaik bagi lo. Meski semua itu terasa menyakitkan buat lo hadapi. Berbagilah dengan gue. Gue gak bisa janji buat selalu ada untuk lo. Tapi gue selalu berusaha supaya lo gak kecewa. Semua yang terjadi itu ujian yang akan membuat lo lebih tegar menghadapi masalah ke depannya. Never give up. Saat gue butuh lo. Gue juga ingin lo melakukan hal yang sama yaitu berada di samping gue. Gue gak memaksa lo. Itupun kalo lo mau. Tapi please, don't leave me alone. Feniari. Happy reading vote and komen.
All Rights Reserved
#2
antasena
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Couple Youtuber
  • Till I Meet You
  • Bad Girl VS Cold Man
  • If You ✔️
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • HI, CAN WITH YOU AGAIN??
  • Sejarah Kita
  • Is There Hope [Completed]

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines