Story cover for Memoar Luka by suciindrawatii
Memoar Luka
  • WpView
    LECTURES 48
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 3
  • WpView
    LECTURES 48
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 3
Terminé, Publié initialement oct. 06, 2018
Disaat orang lain berpendapat Rumah adalah tempat ternyaman buat singgah tapi tidak dengan seorang Kiara Adinata yang hidupnya selalu dihidangkan dengan adanya masalah yang bertubi-tubi. Perihal keluarga, percintaan, pertemanan dan dilingkungan terdekatnya selalu aja tersakiti tetapi setelah datangnya sosok laki-laki tersebut, hidup Kiara Adinata menjadi lebih berwarna, ia merasakan kebahagiaan seutuhnya yang tak pernah ia rasakan sebelumnya..

Jangan pernah tinggalin aku meski kamu tau semua apa yang ada pada diriku.
"Let's me see your smile" - Kiara Adinata
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Memoar Luka à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#150memori
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
RUMAH KITA, écrit par MuktaharaMukhatara
8 chapitres Terminé
Rumah adalah tempat ternyaman dikala, hati dan jiwa kita runtuh. disaat Tenga kita habis untuk dunia ini .di saat kita capek hadapi seluruh dunia ini, rumah tempat ternyaman saat kita pulang tapi, bagaimana kalo rumah itu sendiri .bukan tempat, ternyaman untuk diri kita sendiri. maka seluruh, tubuh kita sudah hancur jikalau rumah yang selama ini tempati , di besarkan, hanya menjadi rumah singgah saja bagi diri kita bukan menjadi rumah kita. itulah yang dirasakan oleh Asyifa Zahra Wijaya di saat usia nya 12 tahun dia sudah merasakan lelah dalam hidup nya . bahkan sampai dewasa pun di Masi sama mengatakan lelah dalam hidup nya. " ya Allah aku menerima dengan takdir yang kujalani saat ini. tapi aku cuma minta satu tolong jangan samakan ,takdir ku ini dengan ,bayi yang ku kandung ini. cukup aku saja" ujar Syifa dalam doa nya " Rumah itu bukan tentang rumah yang dibangun dengan kayu, atau rumah yang dibangun dengan bata ,tapi rumah yang di bangun oleh kedua orang tua .maksudnya, rumah itu seperti orang tua dialah pokok rumah kalian ,atap dan tiang itu bagaikan kedua orang tua, dan anak-anak adalah dinding nya rumah itu , itulah rumah yang sebenarnya " ujar ustadz Yusuf dalam kajian nya __________ TIDAK SEMUA RUMAH ITU ADALAH TEMPAT TERNYAMAN! AISYAH" tegas siyfa dengan nada keras Aisyah hanya terdiam sambil matanya terus menatap siyfa yang tengah bersandar di dinding yang tak henti - hentinya menangis sambil sesekali memukul dadanya . " Aku capek " " Aku capek" " Aku capek" ujar siyfa tiga kali menatap Aisyah dengan mata yang sembab . _______ jangan dilihat ajak yuk baca buat yang merasa keluarga broken home semangat melanjutkan hidup ❗ini bukan tentang kita lemah tapi ini tentang cara melanjutkan hidup kita
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
SCHOOL DEATH (END) cover
ARDIRA [SELESAI] cover
Buah kebencian untuk ayah END (Versi revisi) cover
Desir Arah cover
ARLITA [Selesai] (Terbit)  cover
RUMAH KITA cover
The Last Birthday With You  cover
Tulisan Sastra✔ cover
Endless Summer [TAHAP REVISI] cover
Another Pain (END) ✔ cover

SCHOOL DEATH (END)

23 chapitres Terminé

WARNING! CERITA INI MENGANDUNG DOSA YANG AKAN MEMBUAT KALIAN BERPRASANGKA BURUK DAN SUUDZON! "Setiap melody itu mengingatkanku pada dia!" Satu kesalahan yang dibalas dengan kejam. Orang tak bersalah harus direnggut nyawanya dengan paksa. Membuat luka dalam ingatan, menumbuhkan trauma yang menyakitkan. Hidup tidak harus tentang bahagia. Semua pasti ada luka, hanya saja beda cara mendapatkannya. "Setiap alunan musikmu aku menyukainya, hanya saja aku membenci dirimu. Ah bukan hanya membenci, aku juga akan membalaskan dendamku?!" -D Bisakah Saira menemukan D? Atau malah ia menyerah akan hidupnya? TAMPUNG SEMUA PIKIRAN KALIAN! CERITA INI AKAN MENGURAS PIKIRAN KALIAN YANG SELALU MENERKA-NERKA! TAPI BOONG . . . . S T A R T : 13 FEBRUARI 2021 F I N I S H : 14 MARET 2021