Fangirl Attack!

Fangirl Attack!

  • WpView
    reads 42
  • WpVote
    Stemmen 7
  • WpPart
    Delen 1
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd din, dec. 25, 2018
WpInfo
Fictie
Romantiek
Jovanka Lovata,seorang Kpopers sejati, abadi,tiada tara,membahana badai ulalaa. Aristide Keano Matteo,golongan haters Kpopers yang siap membully makhluk seperti Anka. Jika kebersamaan dan pertengkaran mereka bisa membuat benih benih rasa(asekkkkkk)kenapa tidak?!(why?why?) ~~~> Btw ga jago bikin deskripsi kek gini. Genre nya juga ga tau apa maybe fiksi remaja/fiksi penggemar/humor.
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • My Posesif Brothers
  • Beauty and the Beast (END)
  • AKASA [MYG]
  • my popular husband
  • Keluarga Birawa [Sudah Terbit]
  • DANADYAKSA
  • When You Talk
  • Fangirl X Bias [Completed]
  • [ End ] F For Family (Season 2)
  • Ketos Vs Cegil

"Kenapa sih kalian gak ngijinin Keisha buat pacaran? Padahal kan Kei udah besar bangg"ucap Keisha pada keempat abangnya dengan nada kesalnya, Keempat abangnya langsung menoleh ketika Keisha melontarkan pertanyaan tersebut. "Yang pertama kamu itu belum cukup umur buat pacar-pacaran"ucap Adrian abang ke-tiga nya. "Tap-" Keisha yang ingin menjawab ucapan Adrian pun terpotong oleh abangnya -Marcell-. "Yang kedua kamu belum bisa jaga diri sendiri intinya kamu masih ceroboh belum mandiri"ucap Marcell abang pertama nya. "Yang ketiga, B A H A Y A, apalagi anak seumuran kamu pacaran tanpa pengawasan orang tua"ucap Michael abang ke-dua nya. "Dan yang terakhir, kamu itu masih sekolah mending kamu belajar yang banyak trus pikirin gimana masa depan kamu nanti, raih dulu sebanyak2nya prestasi baru boleh mikir pacaran, gak ada guna pacaran tapi gak tau pengetahuan dan gak tau apa apa"ucap Regal abang ke-empat nya. Keisha yang mendengar penuturan keempat abangnya pun mengumpat kesal lalu menghentakkan kakinya dan melangkahkan kakinya menuju kamarnya.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen